slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Sekam

Kehilangan Teman Naik Gunung

Mashudi by Mashudi
11-05-2026 07:32:58
in Catatan Sekam
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Catatan Sekam

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Bulan Mei selalu punya ruang khusus dalam sejarah Indonesia. Bulan ketika kekuasaan Orde Baru yang bertahan selama 32 tahun akhirnya runtuh. Presiden Soeharto mundur pada 21 Mei 1998. Sebuah peristiwa besar yang mengubah arah perjalanan bangsa.

Sebelum sampai pada titik itu, ada rangkaian kejadian yang sampai hari ini masih membekas di ingatan banyak orang. Salah satunya Tragedi Trisakti, 12 Mei 1998. Peristiwa yang kemudian memicu kerusuhan massal pada 13 hingga 15 Mei. Demonstrasi membesar. Kota-kota memanas. Penjarahan dan pembakaran terjadi di banyak tempat. Situasi nyaris tidak terkendali.

Baca Juga :

Tunggakan yang Tidak Biasa

Si Kembar: Pendidikan dan Pengajaran

Yang Saya Dengar dari Timor Leste

Sangkanila dan Keberanian yang Menentukan

Dalam Tragedi Trisakti, empat mahasiswa tertembak. Mereka kemudian dikenang sebagai Pahlawan Reformasi. Salah satunya Hafidin Royan, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Trisakti. Tiga lainnya adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, dan Hendriawan Sie.

Bagi saya, gugurnya Hafidin Royan bukan sekadar kehilangan nama dalam sejarah reformasi. Saya kehilangan seorang teman naik gunung. Hafidin asli Bandung. Tepat­nya dari kawasan Padasuka, sekitar enam kilometer dari Terminal Kebon Kelapa. Pas­ca gugurnya Hafidin, kamar tidurnya dijadikan semacam museum. Tempat me­nyimpan barang-barang milik almar­hum. Kami pernah dua kali mendaki bersama. Gunung Rinjani di NTB dan Gunung Agung di Bali.

Kami pertama kali bertemu di Mataram. Saat makan ayam taliwang. Saya bersama teman-teman Mapala Unila. Ada Dian, Ulil Ida, dan Ambar. Hafidin bersama beberapa rekannya dari Bandung. Dari pertemuan sederhana itu, persahabatan tumbuh. Bukan hanya sebatas teman pen­dakian, tapi terus berlanjut setelah turun gunung.

DI MATARAM: Momen kebersamaan Mashudi (flanel merah) saat makan ayam taliwang di Mataram bersama Hafidin (ketiga dari kiri) pada tahun 1996. 

Sebagai sesama anak Mapala—Mahasiswa Pe­cinta Alam, bukan “Mahasiswa Paling La­ma” seperti dulu sering diplesetkan—kami tumbuh dalam kultur solidaritas yang khas. Kultur yang mungkin hanya benar-benar dipahami oleh mereka yang pernah tidur di tenda basah, berbagi logistik se­adanya, atau berjalan berjam-jam di jalur pendakian dengan napas tersengal.

Dulu, banyak anak Mapala terlalu asyik naik gunung, susur pantai, susur goa atau caving. Juga menghabiskan waktu untuk panjat tebing, panjat dinding, nongkrong dan bermalam di sekretariat, sampai lupa ruang kuliah. Tapi di balik semua itu, ada persaudaraan yang kuat.

Kalau dalam keluarga ada istilah satu piring berdua, di Mapala lebih dari itu. Satu piring ramai-ramai. Makan apa yang ada. Semua harus makan. Tidak boleh ada yang lapar sendiri ketika yang lain kenyang. Tidak boleh ada yang kehausan sendiri ketika yang lain masih punya air. Ego pribadi harus diturunkan. Karena di alam bebas, keselamatan bukan urusan sendiri-sendiri. Satu sakit, yang lain ikut merasakan.

Itu juga yang saya alami bersama Hafidin di Rinjani. Saat turun dari puncak, salah satu teman dari Trisakti terkilir. Namanya Agung. Badannya tinggi dan bongsor. Kami bergantian memapahnya sampai shelter. Dalam medan yang berbahaya, tidak ada pilihan untuk memikirkan diri sendiri. Kalau ingin selamat, semua harus selamat.

Cerita itu mungkin kecil. Tapi justru hal-hal seperti itu yang melekat lama dalam ingatan.

Di Gunung Agung, kami juga punya cerita yang sampai sekarang sulit dilupakan. Kami naik malam Jumat dan turun pada hari Jumat. Di tengah perjalanan turun, masuk waktu salat Jumat. Hafidin mengajak kami berhenti untuk salat Jumat.

Waktu itu kami berlima. Ada Ruly dari Unpar Bandung dan dua teman lainnya dari Itenas. Kami akhirnya salat Jumat di tengah perjalanan turun gunung.

Se­­ka­­rang kalau diingat, saya kadang tersenyum sendiri. Ini karena kami memang anak gunung yang taat ibadah, atau justru karena saat itu kami belum terlalu paham soal fiqih safar. Tapi begitulah kenangan. Kadang justru yang terasa “tidak biasa” itulah yang paling sulit dilupakan.

Tidak semua orang punya pengalaman seperti itu. Tidak semua orang pernah me­rasakannya. Bahkan di kalangan pendaki sekalipun.

Karena itu, ketika Hafidin Royan ter­tem­bak peluru aparat di halaman kam­pus­nya sendiri, rasanya sangat personal bagi saya. Bukan sekadar membaca kabar seorang mahasiswa gugur. Saya seperti kehilangan potongan cerita masa muda.

Menjelang magrib, ketika matahari perlahan turun menutup siang, Hafidin me­ngembuskan nafas terakhirnya.

Dan sejak hari itu, saya kehilangan seorang te­man naik gunung.

Teman yang punya cerita khusus. Dan berbeda. (Mashudi)

Tags: Catatan Sekam
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Judi Sabung Ayam di Jayanti Digerebek, Dua Orang dan 13 Ekor Ayam Aduan Diamankan

Next Post

Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Related Posts

Momentum Gerakan Kurangi Plastik
Catatan Sekam

Tunggakan yang Tidak Biasa

by Mashudi
Kamis, 7 Mei 2026 06:42

Saat baru belajar jadi wartawan, selain diajari 5W+1H, saya juga diajari mencari angle. Mencari sisi menarik dari sebuah peristiwa. Tidak...

Read moreDetails

Si Kembar: Pendidikan dan Pengajaran

Yang Saya Dengar dari Timor Leste

Sangkanila dan Keberanian yang Menentukan

Kota Tumbuh, Masalah Ikut Tumbuh

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Kota yang Sedang Bergerak

Menuntut Hukuman Berat

Naik Motor

Tidak Semua Ada di Resep

Next Post
Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Senin, 11 Mei 2026 08:10
Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Senin, 11 Mei 2026 08:06
Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Senin, 11 Mei 2026 08:04
71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

Senin, 11 Mei 2026 07:54
Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Senin, 11 Mei 2026 07:34
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Kehilangan Teman Naik Gunung

Senin, 11 Mei 2026 07:32
Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Senin, 11 Mei 2026 08:10
Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Senin, 11 Mei 2026 08:06
Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Senin, 11 Mei 2026 08:04
71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

Senin, 11 Mei 2026 07:54
Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Senin, 11 Mei 2026 07:34
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Kehilangan Teman Naik Gunung

Senin, 11 Mei 2026 07:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

by Andre Adisas Putra
Senin, 11 Mei 2026 08:10

SERANG - Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki mengungkapkan bahwa Polda Banten tidak antikritik. Hal itu dikatakannya saat...

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

by Nahrul Muhilmi
Senin, 11 Mei 2026 08:06

Penutupan akses jalan arah jalur frontage Unyur saat pembangunan flyover. (Foto: Kelurahan Unyur)

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak