RADARBANTEN.CO.ID – Indonesia menuju lima kali jadi tuan rumah KTT atau Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.
Perjalanan ASEAN sendiri dimulai di Bangkok, Thailand. Ketika itu pada tahun 1967, lima pemimpin (perwakilan) dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand berdiskusi duduk bersama.
Perwakilan dari lima negara tersebut kemudian menandatangani sebuah dokumen lalu lahirlah the Association of Southeast Asian Nation (ASEAN).
Kali ini Indonesia kembali menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan KTT.
Kembali pada sejarah terbentuknya ASEAN, setelah lima negara tersebut bergabung, Brunei Darussalam 1984, Vietnam 1995, Lao DPR 1997, Myanmar 1997, dan Cambodia 1999 bergabung ke dalam asosiasi.
The ASEAN Summit atau KTT ASEAN merupakan badan pembuat kebijakan tertinggi ASEAN. Event KTT ini diadakan dua kali dalam setahun. Diselenggarakan oleh Negara yang terpilih sebagai Ketua ASEAN.
KTT ASEAN pertama kali diselenggarakan di Indonesia (Bali) pada tanggal 23-24 Februari 1976.
Untuk keberlangsungan Konferensi Tingkat Tinggi ini, didirikanlah Dewan Koordinasi / ASEAN Coordinating Council (ACC) pada tahun 2008.
Tugas Dewan Koordinasi ASEAN
- Mempersiapkan pertemuan KTT ASEAN;
- Mengoordinasikan pelaksanaan kesepakatan dan keputusan KTT ASEAN;
- Berkoordinasi dengan Dewan Komunitas ASEAN untuk meningkatkan koherensi kebijakan, efisiensi dan kerja sama di antara mereka;
- Mengoordinasikan laporan Dewan Komunitas ASEAN kepada KTT ASEAN;
- Mempertimbangkan laporan tahunan Sekretaris Jenderal mengenai kerja ASEAN;
- Mempertimbangkan laporan tahunan Sekretaris Jenderal mengenai kerja ASEAN;
- Mempertimbangkan laporan Sekretaris Jenderal tentang fungsi dan operasi Sekretariat ASEAN dan badan terkait lainnya;
- Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian Wakil Sekretaris Jenderal atas rekomendasi Sekretaris Jenderal;
- Melakukan tugas-tugas lain yang diatur dalam Piagam ini atau fungsi-fungsi lain yang mungkin ditugaskan oleh Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.
Tahun 2023 ini tema KTT ASEAN adalah “ASEAN MAtters Epicentrum of Growth” dengan tujuan Indonesia berharap bisa membawa ASEAN memegang peran penting bagi negara kawasan dan dunia, baik dalam perdamaian maupun kesejahteraan kawasan serta ingin ASEAN menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia.











