• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Pendidikan

Anggaran Tunjangan Profesi Guru Sebesar Rp10 Triliun Masih Mengendap

Redaksi by Redaksi
Rabu, 1 Januari 2014 09:47
in Pendidikan
Anggaran Tunjangan Profesi Guru Sebesar Rp10 Triliun Masih Mengendap

RelatedPosts

pengangguran lulusan SMK

DPRD Banten Desak Jurusan SMK yang Sudah Jenuh Diganti, Industri Diminta Turun Mengajar

Sabtu, 24 Oktober 2026 09:01
evaluasi jurusan SMK

Pemprov Banten Bakal Evaluasi Jurusan SMK yang Sudah Tidak Sesuai Kebutuhan

Sabtu, 24 Oktober 2026 07:41
IPB University Kembangkan Sistem Digital untuk Dokumentasikan Pengetahuan Adat Citorek

IPB University Kembangkan Sistem Digital untuk Dokumentasikan Pengetahuan Adat Citorek

Jumat, 23 Oktober 2026 08:01
Dindikbud Kabupaten Serang

230 Sekolah dan 3 PKBM di Kabupaten Serang Dibangun

Kamis, 22 Oktober 2026 18:22

JAKARTA – Paparan akhir tahun Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemendikbud) hampir seluruhnya memuat hal yang positif-positif.
Tetapi saat disinggung urusan tunjangan profesi senilai Rp 10 triliun yang
mengendap di rekening pemda, justru melempar urusan ini Badan Pengawas Keuangan
dan Pembangunan (BPKP).

Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan pada prinsipnya tunjangan
guru yang mengendap hingga Rp 10
triliun itu tetap akan dibayarkan.

“Tetapi harus menunggu verifikasi dari tim BPKP,”
katanya. Menteri asal Surabaya itu menuturkan bahwa saat ini pihak yang bisa
memastikan pencairan tunjangan profesi itu adalah BPKP.

Nuh belum membeber perkembangan penuntasan pencairan TPP
tersebut. Padahal penanganan tersendatnya pencairan TPP ini sudah mulai dari
beberapa bulan yang lalu. Tepatnya ketika jajaran Inspektorat Jenderal (Itjen)
Kemendikbud menemukan pengendapan uang tunjangan profesi itu.

Sejak
awal Kemendikbud berpegangan bahwa tersendatnya
pencairan itu adalah urusan administrasi. Sebab guru sasaran pencairan tunjangan
profesi itu sudah ada.

Di antara ganjalan administrasi yang membuat tunjangan
profesi itu tidak cair adalah, banyak guru yang tidak memenuhi beban minimal
mengajar. Seperti diketahui syarat menerima tunjangan profesi itu adalah, guru
wajib mengajar selama 24 jam pelajaran dalam sepekan.

Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo
mengatakan sikap Kemendikbud tadi sangat menyedihkan. “Saling lempar
tanggung jawab seperti itu (dari Kemendikbud
ke BPKP, red) tentu semakin
membuat guru yang seharusnya menerima tunjangan profesi semakin resah,”
kata dia.

Selain urusan pembayaran tunjangan profesi, laporan akhir
tahun merah Kemendikbud juga ada di bidang pendidikan tinggi. Sampai saat ini
ternyata masih ada gejolak dalam pemilihan rektor di perguruan tinggi negeri
(PTN).

Kasus ini diantaranya terjadi di Universitas Sam Ratulangi
(Unsrat) Manado. Selama berbulan-bulan proses pemilihan rektor di Unsrat
menggantung. “Kenapa pemilihan rektor di Unsrat tidak selesai-selesai,
karena mereka tukaran (ribut, red) sendiri,” jelas
Nuh.

Nuh mengatakan jika seluruh civitas Unsrat bisa rukun, maka
pemilihan rektor tidak akan berbelit dan membutuhkan waktu lama. Jika terus
berselisih, Nuh mengatakan akan menerjunkan tim dari Kemendikbud untuk mengawal
pemilihan rektor di Unsrat.

Mereka tidak ingin polemik pemilihan rektor mengganggu
perkuliahan. Terus munculnya keributan jelang pemilihan rektor ini, menunjukkan
belum matangnya iklim demokrasi di PTN. (JPNN)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Baku Tembak Hingga Pagi, Enam Terduga Teroris Tewas

Next Post

Pemegang Jamkesda Ditangani BPJS Kesehatan

Next Post
Pemegang Jamkesda Ditangani BPJS Kesehatan

Pemegang Jamkesda Ditangani BPJS Kesehatan

Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 07:46
semi final prancis open 2026

Hasil Prancis Open 2026: Empat Wakil Indonesia Melaju ke Semi Final

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:17
Pencurian mobil losbak di Serang

Curi Mobil Losbak di Unyur, Kernet Truk Ditangkap di Lampung

Jumat, 23 Oktober 2026 17:15
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Pengembalian kerugian negara kasus korupsi LKM Pandeglang

Kejari Pandeglang Kembalikan Rp264 Juta Uang Korupsi LKM, Pengelola Keuangan Daerah Diingatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 17:12
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kapolres Cilegon Andika Adi Pradana

Kapolres Cilegon Andika Adi Pradana Prioritaskan Pemberantasan Judol dan Narkoba

by Adam Fadillah
Sabtu, 24 Oktober 2026 16:37
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolres Cilegon AKBP Andika Adi Pradana menyebut pemberantasan judi online (judol) dan peredaran narkotika sebagai prioritas penegakan...

Gugatan Kadin Cilegon Terhadap Kadin Banten

Digugat ke PN Serang, Sahruji Minta Kadin Banten Cabut Pembekuan Kadin Cilegon

by Adam Fadillah
Sabtu, 24 Oktober 2026 16:34
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon, Sahruji, meminta Kadin Provinsi Banten mencabut keputusan pembekuan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.