SERANG – Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) menggelar kongres VII di Gedung Pramuka, Cikulur, Kota Serang, Rabu (17/9/2014). Pada kongres kali ini, Hamas menyoroti pengelolaan tata ruang Kota Serang yang tidak jelas.
“Selain memilih ketua umum untuk kepengurusan selanjutnya, kita akan membuat rekomendasi kepada Pemerintah Kota Serang terkait dengan kesemrawutan pengelolaan tata ruang,” ungkap Ketua Umum PP Hamas Sobari kepada wartawan seusai pembukaan Kongres VII, Rabu (17/9/2014).
Sobari menuturkan, Kota Serang semrawut karena pengelolaan tata ruang yang tidak jelas. Kota Serang memiliki moto ‘Kota Serang Madani’, tapi tidak mencerminkan motonya. “Lihat saja kondisi infrastrukturnya, sangat memprihatinkan. Mudah-mudahan selama dua hari ke depan kita akan fokus membahas rekomendasi tata ruang sampai komitmen pemerintah,” jelas Sobari.
Kepala Bidang Ketahanan Sosial dan Ekonomi Kesbangpol Provinsi Banten Maman Suratman yang hadir atas nama Pemprov Banten menyatakan, organisasi kemahasiswaan seperti Hamas diharapkan mampu memberikan sumbangsih kepada daerah dalam membangun mental dan kepiawaian berorganisasi. “Mudah-mudahan 10 hingga 15 tahun ke depan mereka (Hamas-red) mampu membentuk pemimpin yang amanah dalam membangun daerahnya,” harap Maman. (Fauzan Dardiri)








