PANDEGLANG – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman blusukan ke daerah Banten. Setelah berbecek-becek saat meninjau gudang benih di Serang pagi tadi, pendiri kelompok usaha Tiran Grup ini kemudian menuju ke irigasi Cisata di Pandeglang, Rabu (14/01/2014).
Amran dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 9.30 WIB dan langsung disambut banjir yang merendam 8.500 hektar sawah. Penyebabnya adalah pendangkalan irigasi yang berasal dari Sungai Cipatuk.
“Masalah ini harus segera diselesaikan. Irigasi penting bagi petani untuk meningkatkan produksi padi,” ujar Amran.
Amran mengharapkan, penyelesaian masalah irigasi Cisata bisa selesai tahun ini. Pemerintah pusat sudah menganggarkan dana untuk irigasi Rp 2 triliun untuk tahun ini, sementara Provinsi Banten memperoleh anggaran Rp 24 miliar.
“Anggaran itu digunakan untuk irigasi yang mengaliri 24.700 hektar lahan pertanian,” kata Amran.
Amran mengarahkan agar Provinsi Banten bisa menggunakan anggaran itu dengan sebaik-baiknya, salah satunya untuk mengatasi masalah di irigasi Cisata. Dia pun memberi target produksi pertanian Banten bisa meningkat sebesar 20% pada tahun ini. “Kalau tidak ada peningkatan, anggarannya lebih baik dialihkan saja,” katanya. (Idham)









