CILEGON – Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke-5 Tingkat Kota Cilegon melarang keras adanya peserta cabutan atau yang berasal dari luar daerah Kota Cilegon. Sebab, setiap Kecamatan telah diberikan Rp50 juta dari dana Hibah KONI Kota Cilegon untuk tahap persiapannya.
“Kalau seandainya dari sekian pemain ada peserta cabutan, maka akan kita diskualifikasi. Walaupun, jika mereka telah menang dalam perlombaan. Dan Camat-nya juga akan kita laporkan ke Pak Walikota,” ujar Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cilegon, Wawan Dahlan, Selasa (19/4/2016).
Untuk mengetahui para atlet merupakan warga Kota Cilegon atau bukan, Dispora melakukan pengecekan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun Kartu Pelajar jika masih berstatus pelajar.
“Pertukaran atlet masih diperbolehkan sepanjang masih berdomisili di wilayah Kota Cilegon, itupun juga setelah mendapatkan izin dari Kecamatan asalnya,” katanya.
Sebelumnya, sambung Wawan, setiap Kecamatan di Kota Cilegon telah diberikan dana hibah dari KONI Kota Cilegon untuk persiapan Porkot sebesar Rp50 juta per-Kecamatan.
“Setiap Kecamatan diberi subsidi Rp50 juta dari dana hibah KONI untuk melakukan pembinaan atlet di 17 cabang olahraga,” ujarnya.
Dijelaskan Wawan, untuk para pemenang di Porkot Cilegon ini, para atlet akan dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Banten di kemudian hari.
“Bagi yang berprestasi akan diajukan dari dana hibah KONI itu untuk melewati cabang olahraganya, dan Porkot ini hasilnya akan kita siapkan untuk kontingen Kota Cilegon ke Porprov pada 2018,” katanya. (Riko).










