SERANG – Sebanyak 293 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Serang resmi menjadi PNS setelah menerima surat keputusan (SK) pengangkatan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Senin (18/4/2016). Dengan demikian, berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Pemkab menyisakan 1.434 honorer K-2 yang belum diangkat.
Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Kepegawaian BKD Kabupaten Serang Ade Rusmanto mengatakan, ke-293 CPNS yang mendapat SK PNS berasal dari honorer kategori dua (K-2) yang diangkat dua tahun lalu. Mereka terdiri atas guru, tenaga kesehatan, dan pegawai di satuan kerja dan perangkat daerah (SKPD). “Sekarang 293 CPNS resmi jadi PNS 100 persen. Honorer K-2 yang belum diangkat ada 1.434 orang,” ungkap Ade yang ditemui di ruang kerjanya, seperti dilansir Harian Radar Banten.
Soal pengangkatan tenaga honorer K-2, kata Ade, masih menunggu aturan dari pusat. Sampai saat ini, dikatakan Ade, belum pernah mengikuti rapat soal pengangkatan honorer. “Kita tidak bisa menjanjikan karena kewenangan pengangkatan ada di pusat,” ujarnya.
Termasuk soal keinginan honorer K-2 yang ingin kenaikan gaji, kata Ade, pihaknya bersama Komisi I sudah menindaklanjuti dengan meluncur ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang sudah menerapkan aturan tersebut. Di Kudus, diungkapkan Ade, jumlah honorer hanya 225 orang dengan gaji di perubahan Rp1,65 juta. “Umpama di kita gaji Rp1 juta sebulan, sudah Rp1,4 miliar sebulan. Kita bagaimana Ibu Bupati dan DPRD, tergantung kemampuan anggaran,” terangnya.
Dengan tambahan 293 PNS, total PNS di Kabupaten Serang saat ini menjadi 11.200 orang. Jumlah itu, ditegaskan Ade, belum termasuk CPNS hasil tes formasi umum yang masih melaksanakan pra jabatan. “Yang CPNS belum diangkat PNS, tinggal yang hasil tes umum 61 orang dan dokter khusus 29 orang. Pengangkatan dari CPNS menjadi PNS dua tahunan,” ujarnya.
Kepala Sub Bidang (Kasubid) Data dan Formasi BKD Kabupaten Serang Desafari Natadikarya menyatakan, 293 CPNS yang baru mendapat SK PNS terdiri atas 14 pegawai golongan I, 129 pegawai golongan II, dan 150 pegawai golongan III. Dari jumlah itu, kata pria yang akrab disapa Deden, ada beberapa pegawai yang dirotasi sesuai kebutuhan organisasi. “Enggak banyak yang dirotasi, sekitar lima orang. Kebanyakan guru, antarsekolah saja. Informasi pembukaan CPNS belum ada, soalnya belum ada rakornas,” jelasnya. (Nizar/Radar Banten)









