• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Featured

Ini Cerita Warga Bojong Pandan yang Bisnis Daun Pisang

Aas Arbi by Aas Arbi
Senin, 6 Juni 2016 06:20
in Featured, Peluang Usaha, Sosial Budaya
Ini Cerita Warga Bojong Pandan yang Bisnis Daun Pisang

Muhriji (kanan) mengikat daun pisang batu.

Muhriji (52), warga Kampung Cakung Tarikolot, Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, termasuk jeli melihat potensi usaha di kampung halamannya. Sejak 15 tahun lalu ia menekuni usaha jual beli daun pisang batu.

“Kualitas daun pisang batu di Bojong Pandan terkenal baik, ukurannya besar-besar, tidak cepat rusak dan sobek. Para pengusaha di Cilegon dan daerah lain memburu daun pisang dari daerah kami,” kata Muhriji kepada Radar Banten Online di rumahnya, Minggu (5/6).

RelatedPosts

Milad BAZNAS Kabupaten Serang

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 14:57
GRANAT Tangsel Bangkit, Gandeng BNN dan Dunia Pendidikan Perkuat P4GN

GRANAT Tangsel Bangkit, Gandeng BNN dan Dunia Pendidikan Perkuat P4GN

Jumat, 31 Juli 2026 07:05
Paramount Petals Gelar Pengobatan Gratis dan Program Lingkungan di Tangerang

Paramount Petals Gelar Pengobatan Gratis dan Program Lingkungan di Tangerang

Jumat, 31 Juli 2026 06:49
Komunitas Jimkat.ID Salurkan Delapan Truk Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang

Komunitas Jimkat.ID Salurkan Delapan Truk Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang

Jumat, 31 Juli 2026 06:45

Daun pisang batu, yang disebut di kampung itu dengan nama dau cau kulutuk, diperoleh dari hasil kebun miliknya dan sebagian besar didapat dari petani pisang. Biasanya, setiap 20 hari pisang batu sudah dapat diambil daunnya kembali. Harganya per pelapah, ada dua lembar daun pisang, Rp250. Jika empat lembar daun pisang disebut (sepapah). Setiap satu ikatan besar atau per bal 800 lembar pelapah, harganya Rp150.000.

Daun pisang yang sudah dipisahkan dari pelepahnya kemudian dikemas dengan cara diikat. Satu ikatan membutuhkan 400 pelapah daun. Setelah dikemas dijual ke beberapa daerah di Banten menggunakan mobil pick up. Biaya sekali angkut ke daerah tujuan Rp250.000.

Setiap hari sehari, Muhriji rutin mengirimkan 25 ikat daun pisang. Awal merintis usaha, setiap hari bisa mengirim dua kali atau lebih dari 25 ikat
“Sekarang hanya 1 kali ngirim. Kendalanya, lahan kebun pisang banyak dibangun rumah,” ungkapnya.

Pasokan daun pisang dari petani berkurang, lanjut dia, pasar-pasar yang biasa ia pasok juga berkurang. Dulu mengirim ke Kebayoran, Tanah Abang, Serpong, Cilegon, dan Serang. “Saat ini hanya bisa mengirim ke Cilegon saja,” paparnya.

Untuk menjalankan bisnisnya, Muhriji dibantu lima pekerja. Sehari, penghasilan bersih pekerja kurang lebih Rp50.000. Sedangkan penghasilan dia bisa mencapai Rp 250.000 ribu. “Penghasilan kotor,” imbuhnya.

Berkat usahanya, dia sudah bisa membangun rumah dan membeli tanah di beberapa daerah.

Sumitra, rekan usaha Muhriji, juga dapat membeli kendaraan roda dua dan menyekolahkan anaknya hingga SLTA. “Saat ini, memang baru SLTA, tapi saya ingin menyekolahkan anak saya lebih tinggi lagi,” kata Sumitra.

Sementara Jarmani, tengkulak daun pisang batu, tidak memiliki modal besar untuk mengembangkan usahanya. Modal sedikit, untung pun tipis. Kadang-kadang modalnya pun habis. (Sodik)

Tags: peluang usaha
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ini Kriteria Calon Jamaah yang Berhak Melunasi Ongkos Haji

Next Post

Sabtu-Minggu, Jalan Serang-Pandeglang Diprediksi Padat

Next Post
Sabtu-Minggu, Jalan Serang-Pandeglang Diprediksi Padat

Sabtu-Minggu, Jalan Serang-Pandeglang Diprediksi Padat

Penipuan DPRD Banten

Anggota DPRD Banten Roni Mitra Dilaporkan ke Polda, Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp1,7 Miliar

Selasa, 15 September 2026 15:15
Mutasi Polda Banten

Kapolda Banten Irjen Hengki Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama Polda

Selasa, 15 September 2026 12:49
Pelaku Curanmor

Hendak COD Motor Curian, Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Carenang di Tangerang

Senin, 14 September 2026 15:35
Penipuan proyek

Dijanjikan Proyek di Dinas Pendidikan Kota Serang, Kontraktor Kena Tipu Rp 70,5 Juta

Senin, 14 September 2026 17:44
Kepala BPN lantik 4 camat menjadi PPATS

Kepala BPN Pandeglang Lantik 4 Camat Jadi PPATS

Rabu, 16 September 2026 08:17

Pedagang Bawang Kena Tipu dengan Modus COD di Pasar Ciruas, Kerugian Capai Rp 32 Juta

Minggu, 13 September 2026 12:28
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Serang Bakal Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Bojonegara-Puloampel

Pemkab Serang Bakal Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Bojonegara-Puloampel

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 16 September 2026 19:47
0

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang, Zaldi Dhuhana.

Kebakaran Pabrik Lampu di Batuceper Belum Padam, Petugas Berjibaku Jinakkan Api

Kebakaran Pabrik Lampu di Batuceper Belum Padam, Petugas Berjibaku Jinakkan Api

by Syaiful Adha
Rabu, 16 September 2026 19:32
0

Petugas Damkar masih berjibaku padamkan api. (Foto : Damkar Kabupaten Tangerang).

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.