SERANG – Gubernur Banten Rano Karno saat ini tengah menderita penyakit infeksi tenggorokan. Akibatnya, orang nomor satu di Banten tersebut harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Mayapada, Jakarta Selatan.
Informasi tersebut seperti yang diungkapkan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Banten, Deden Apriandhy. Menurutnya, saat masuk rumah sakit, Gubernur mengalami demam tinggi sehingga perlu penanganan intensif oleh pihak RS Mayapada.
“Berdasarkan keterangan dokter rumah sakit, Pak Gubernur disarankan untuk dirawat secara intensif. Minggu sore sudah ada keterangan dari dokter melalui pihak keluarga, bahwa Pak Gubernur mengalami infeksi tenggorokan, sehingga perlu dilakukan terapi inhalsi atau terapi uap. Tapi alhamdulillah kondisi beliau lebih baik, Minggu malam ini suhu badannya sudah menurun dan mulai normal,” ujar Deden, Senin (9/5).
Masih menurut keterangan Deden, agar pekerjaan pemerintahan tetap bisa berjalan selama Rano menjalani perawatan, mantan pemeran si Doel tersebut telah menugaskan kepada Sekda Banten Ranta Soeharta dan seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Banten.
“Hal-hal yang menyangkut masalah kedinasan berjalan seperti biasa dan sudah dikoordinasikan dengan Pak Sekda dan Kepala SKPD. Mohon doanya agar Pak Gubernur diberikan kesehatan dan bisa bertugas kembali seperti sedia kala,” ucap Deden.
Baca juga: Masuk Rumah Sakit, Rano Batal Ke Australia
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Banten Rano Karno jatuh sakit dan menjalani perawatan di di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan. Rencana kunjungan kerja ke Australia diperkirakan batal. (Bayu)









