Rumah tangga Dewi (40) dan Surya (45), keduanya nama samaran, penuh lika-liku, amarah, dan dendam. Selama tujuh tahun terakhir baik Dewi maupun Surya terlibat dalam kasus perselingkuhan. Hal yang membuat persoalan mereka menjadi pelik adalah orang yang menjadi selingkuhan mereka. Dimana Dewi berselingkuh dengan ayahnya Surya, sebut saja Ucok (64), sementara Surya berselingkuh dengan ibunya Dewi, sebut saja Mawar (60). Aih kok bisa.
Hidup satu atap dengan mertua menjadi faktor pemicu terbesar perselingkuhan terjadi. Pada kasus ini, perselingkuhan dimulai dari Dewi yang menjadi simpanan Ucok. Di luar pengetahuan Surya, Ucok bermain hati dengan Dewi. Bahkan jauh dari itu, Dewi selama tujuh tahun telah menjadi pelayan hasrat mertua lelakinya.
Pada dasarnya, tidak ada yang tahu akan perselingkuhan antara Dewi dan Ucok. Namun ini terkuak ketika Ucok sakit-sakitan dan sekarat. Sebelum menghembuskan napasnya, Ucok melayangkan pengakuan mengejutkan jika ia telah berselingkuh dengan Dewi. Pengakuan ini ia lakukan untuk menebus dosa sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Pengakuan Ucok membuat suasana rumah tangga menjadi acak-acakan. Tidak hanya rumah tangga, namun keharmonisan keluarga besar Dewi dan Surya menjadi hancur. “Saya dan Surya tinggal bersama dengan Ucok. Rumah kami merupakan rumah utama, setiap Lebaran menjadi tempat berkumpul anak-anaknya bapak mertua. Tapi akibat kejadian ini, tidak ada lagi yang mau datang. Semuanya membenci saya,” pengakuan Dewi di Pengadilan Agama.
Perselingkuhan Ucok dan Dewi sendiri terjadi karena kesempatan. Lantaran kedua orang ini sering berdua di rumah. Bisikan setan membuat mereka terlibat hubungan terlarang. Ucok yang lama menduda tergoda oleh kemolekan Dewi. “Anak-anak kan sudah kuliah, sementara Mas Surya sedang sibuk-sibuknya dengan kegiatan kantor. Jadinya saya dan mertua sering ditinggal berdua di rumah,” aku Dewi.
Sebagai pengusaha dan juga mantan playboy, karisma Ucok belum hilang. Berawal dari canda-candaan, goda-godaan, berujung pada kedua insan saling tergoda. Apalagi Ucok tidak segan untuk royal kepada Dewi. Sehingga Dewi bergelimang harta selama menjadi simpanan Ucok. “Saya pernah dibelikan mobil. Bapak ngakunya ke Mas Surya biar bisa bawa mobil sendiri. Mas Surya enggak curiga kalau mobil itu tanda cintanya kepada saya,” kata Dewi.
Selama tujuh tahun, Dewi terlena dengan gelimang harta Ucok. Karenanya dia merasa layanan cinta menjadi tanggung jawab yang harus ia penuhi. Namun tidak diduga oleh Dewi, Ucok merasa bersalah dengan perselingkuhannya. Dewi sangat keget ketika Ucok mengaku telah berselingkuh menjelang kematiannya. “Saya seperti tersambar petir. Saya tidak bisa membela diri, sebab yang mengaku mertua sendiri,” ujarnya.
Usai kejadian itu, Dewi menjadi bulan-bulanan keluarga Surya. Namun sang suami tidak bisa menceraikannya karena Ucok meminta Surya untuk tidak menceraikan Dewi. “Karena yang meminta mendiang ayah, Mas Surya menurut dan tidak menceraikan saya,” jelasnya.
Surya memang tidak menceraikan, namun ia tidak bisa memaafkan Dewi. Sepeninggalan Ucok, Surya mendiamkan Dewi dan tidak pernah memberikan nafkah batin. “Saya didiamkan oleh suami. Saya sendiri tidak bisa mengeluh, sebab itu hukuman dia terhadap saya,” katanya.
Namun di luar dugaan, Surya bukan hanya mendiamkan. Namun ia pun menjalankan misi balas dendam dengan memacari ibu kandung Dewi, yakni Mawar.
Perselingkuhan Surya dan Dewi sendiri belum berlangsung lama. Entah dengan cara apa, Mawar ternyata tidak menolak rayuan-rayuan Surya, alah alah alah.
Hal ini pun terkuak setelah Mawar mendatangi Dewi. Ia mengaku telah berselingkuh bahkan berhubungan suami istri dengan Surya. “Kata Ibu, awalnya Mas Surya sering curhat. Lalu ia sering berkomunikasi bahkan memberikan perhatian. Lalu Mas Surya sering nyosor duluan ke Ibu. Ibu saya tidak melawan karena tidak enak,” ujar Dewi.
Mawar sendiri memiliki beban untuk menolak Surya. Sebab selama ini Surya sering membantu kebutuhan keluarga besar Dewi, baik itu kebutuhan Mawar maupun adik-adik Dewi.
Atas pengakuan Mawar, Dewi melayangkan gugatan cerai terhadap Surya. alasan Dewi, karena Surya berselingkuh dengan ibunya. Namun dalam hati kecil Dewi, ia merasa ragu untuk meneruskan gugatan cerainya. Sebab di satu sisi, ia menerima perbuatan Surya sebagai bentuk hukuman. “Entah saya harus terima sebagai karma atau tidak. Tapi kalau saya terima, saya harus rela berbagi suami dengan ibu sendiri. Gimana jadinya kalau itu berlangsung terus, malu saya,” katanya. (Sigit/Radar Banten)









