slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Featured

Derita Warga Cikedung, Rumah dan Sawah Hancur Tertimbun Lumpur

Aas Arbi by Aas Arbi
28-07-2016 19:55:57
in Featured, Umum
Derita Warga Cikedung, Rumah dan Sawah Hancur Tertimbun Lumpur
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Masyarakat di Desa Cikedung, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang yang terkena longsor sudah mendapat bantuan pemerintah berupa makanan cepat saji seperti mie rebus dan menerjunkan alat berat serta sejumlah petugas.

Namun, ternyata ada hal lain yang menjadi beban pikiran masyarakat. Bukan hanya hal yang masih terjadi saat ini, saat kampungnya masih terisolir akibat tertutup material longsor, tapi tempat mencari nafkah dan tempat tinggal (rumah).

Baca Juga :

Banjir, Fondasi Jembatan Cijango Longsor

Rumah Warga Nyaris Roboh di Gerem Kagungan Cilegon, Kelurahan Ajukan Pembangunan TPT ke Dinas Terkait

Nyaris Roboh Digerus Sungai, Warga Gerem Kagungan Hidup Dalam Kecemasan

Hujan Deras Semalaman, Tebing Longsor, Satu Rumah di Rancalutung Rusak

Jumalisi, seorang guru di SD Cikedung bercerita. Persoalan besar yang dihadapi masyarakat bukan hanya jalan yang tertutup material longsor yang membuat kampungnya terisolir, tapi juga ladang pertanian dan perkebunan milik masyarakat yang juga tertimbun material longsor.

“Sawah yang tertimpa longsor, gimana kali itu. Gimana cara membuangnya? Mata pencaharian masyarakat di sini bertani dan berdagang, mayoritas bertani, berdagang pun banyak yang hasil pertanian. Sawah ada yang hendak panen dan baru tanam tertimbun. Tapi masalah besarnya bukan itu, yang kesulitan adalah membuang lumpur itu, ke mana masyarakat harus membuang? Dengan apa?” papar Jumalisi kepada Radar Banten Online saat dijumpai di Posko Bencana di SD dan SMP Satu Atap Bulakan, Kamis (28/7).

Jumalisi, mewakili masyarakat berharap pemerintah bisa mencarikan solusi tersebut, agar masyarakat bisa kembali bercocok tanam dan mendapatkan nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Soal rumah yang hancur akibat amukan alam tersebut, Sekretaris Desa atau masyarak tempat tersebut memanggilnya “carik”, Saniran menuturkan, pendataan sementara, ada 19 rumah masyarakat yang hancur. Ada yang rata dengan material longsor, ada juga hanya beberapa bagian rumah.

“Rumah ada 19 yang rusak, ini hasil pendataan sementara, paling banyak di Kampung Babakan sekira 12 rumah, ada juga pabrik padi yang rusak,” ujar Saniran saat ditemui disalah satu rumah warga di Babaklan.

Secara pribadi, Saniran sendiri merasa pesimis jika pemerintah mau membantu masyarakat untuk kembali membangun rumah. Meskipun konon katanya pemerintah mempunyai anggaran untuk renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan bantuan sosial tak terduga.

“Ini kan akibat bencana alam, harusnya dapet (bantuan), tapi lah, waktu dulu ada bencana angin puting beliung, tahun 2013, rumah saya hancur, katanya mau dapet bantuan, saya buat proposal, tapi bantuannya gak ada, saya terpaksa gadein SK saya,” ujarnya.

Kendati mempunyai pengalaman yang mengecewakan terkait bantuan tersebut, Saniran berharap untuk bencana saat ini bantuan itu ada untuk meringankan beban masyarakat.

Untuk diketahui, pada Senin (25/7) pukul satu dini hari bencana longsor menghantam Desa Cikedung, setidaknya ada enam kampung terisolir. Selain menutup jalan, material longsor pun menimbun sejumlah lahan pertanian, dan menghancurkan sejumlah rumah penduduk. Sekolah pun terpaksa diliburkan selama satu pekan.

Alat berat baru diturunkan pemerintah kemarin, Rabu (27/7), jumlahnya satu unit, setelah enam kampung tersebut dibarkan terisolir selama tiga hari, baru hari ini pengerukan material lumpur dilakukan. (Bayu)

Tags: Longsor
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Giliran Tunas Toyota dan YSHK Ulurkan Bantuan Bagi Korban Banjir

Next Post

14 Napi Masuk Daftar Eksekusi, Baru Empat yang Didor

Related Posts

Banjir, Fondasi Jembatan Cijango Longsor
Pandeglang

Banjir, Fondasi Jembatan Cijango Longsor

by Purnama Irawan
Minggu, 17 Mei 2026 11:40

Fondasi Jembatan Cijango di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, longsor tergerus banjir, Minggu, 17 Mei 2026. (Foto : Purnama...

Read moreDetails

Rumah Warga Nyaris Roboh di Gerem Kagungan Cilegon, Kelurahan Ajukan Pembangunan TPT ke Dinas Terkait

Nyaris Roboh Digerus Sungai, Warga Gerem Kagungan Hidup Dalam Kecemasan

Hujan Deras Semalaman, Tebing Longsor, Satu Rumah di Rancalutung Rusak

Longsor Tutup Jalan, Dinas PUPR Provinsi Banten Terjunkan Alat Berat, Lalin Kembali Normal

Hujan Deras, Tembok Penahan Tanah Longsor, Timpa Tiga Ruang Kelas di SMPN 15 Cilegon

Permukiman Korban Tsunami di Sumur Pandeglang Diterjang Longsor

Longsor di Jalur Maja–Tigaraksa Ganggu Perjalanan KRL Tanah Abang–Rangkasbitung

Rawan Longsor, Perhutani Pandeglang Pasang Plang Larangan di Lereng Gunung Karang

Diguyur Hujan Deras, Tujuh Rumah di Bayah Tergerus Longsor

Next Post
14 Napi Masuk Daftar Eksekusi, Baru Empat yang Didor

14 Napi Masuk Daftar Eksekusi, Baru Empat yang Didor

Menkeu Sri Mulyani. Foto: Raka Denny/dok.JPNN.com

Sri Mulyani Kembali Jadi Menkeu, Rupiah Menguat

carita

Jalan Kondominium Carita Kondusif, Jembatan Belum Bisa Dilewati Truk Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

DPUPR Kota Serang Pastikan Proyek Alun-alun Rp 48,5 Miliar Tak Ganggu Betonisasi Jalan dan Fasilitas Publik

Jumat, 19 Juni 2026 11:31

Jaring Atlet Terbaik Menuju Kapolri Cup, Polda Banten Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026

Jumat, 19 Juni 2026 11:30

Tangsel ONE Terus Diintegrasikan ke Seluruh Layanan Publik

Jumat, 19 Juni 2026 11:29

Kasus Pengeroyokan Suporter Persib Bandung di Kragilan Naik Tahap Penyidikan

Jumat, 19 Juni 2026 11:28

Jalankan Program Pesisir Berdaya Lestari, PT SI Persero Transplantasi 35 Rak Terumbu Karang di Perairan Carita

Jumat, 19 Juni 2026 11:26

Divonis 2 Tahun Dalam Kasus Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Banding

Jumat, 19 Juni 2026 11:25

DPUPR Kota Serang Pastikan Proyek Alun-alun Rp 48,5 Miliar Tak Ganggu Betonisasi Jalan dan Fasilitas Publik

Jumat, 19 Juni 2026 11:31

Jaring Atlet Terbaik Menuju Kapolri Cup, Polda Banten Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026

Jumat, 19 Juni 2026 11:30

Tangsel ONE Terus Diintegrasikan ke Seluruh Layanan Publik

Jumat, 19 Juni 2026 11:29

Kasus Pengeroyokan Suporter Persib Bandung di Kragilan Naik Tahap Penyidikan

Jumat, 19 Juni 2026 11:28

Jalankan Program Pesisir Berdaya Lestari, PT SI Persero Transplantasi 35 Rak Terumbu Karang di Perairan Carita

Jumat, 19 Juni 2026 11:26

Divonis 2 Tahun Dalam Kasus Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Banding

Jumat, 19 Juni 2026 11:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

DPUPR Kota Serang Pastikan Proyek Alun-alun Rp 48,5 Miliar Tak Ganggu Betonisasi Jalan dan Fasilitas Publik

by Nahrul Muhilmi
Jumat, 19 Juni 2026 11:31

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang memastikan pembangunan Alun-alun Kota Serang senilai Rp48,5 miliar...

Jaring Atlet Terbaik Menuju Kapolri Cup, Polda Banten Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026

by Fahmi
Jumat, 19 Juni 2026 11:30

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten bekerja sama dengan Esports Indonesia (ESI) Provinsi Banten dan Indonesia Esports Association (IESPA) akan menggelar...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak