MAJA – Fasilitas pendidikan yang jauh dari kata memadai masih menjadi persoalan di Kabupaten Lebak. Hal itu dapat ditemui di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Maja. Satu rombongan belajar (rombel) kelas VI sampai harus belajar di gudang sempit yang disulap menjadi ruang kelas.
Kemarin (7/9), Radar Banten bisa menyaksikan pemandangan yang sangat memprihatinkan. Ada 32 siswa kelas VI SDN 4 Maja yang belajar di satu ruangan berukuran 4×4 meter. Beberapa bangku belajar harus ditempati oleh tiga siswa.
Sebenarnya, ruang kelas itu adalah gudang untuk menyimpan alat olahraga. Kondisinya tidak lebih baik dari enam ruang kelas lain di SDN 4 Maja. Ruangan ini tanpa plafon. Bangunannya pun terlihat tua.
Kepala SDN 4 Maja Jujun Junaedi mengatakan, bahwa sekolahnya memiliki 357 siswa. Jumlah siswa ini tidak cukup ditampung di enam ruang kelas. Akibatnya, setiap kelas ditempati oleh 44-67 siswa.
“Ada tiga kelas gemuk. Kelas III 64 siswa, kelas IV 62 siswa, dan kelas V 56 siswa,” ungkap Jujun kepada Radar Banten, Rabu (7/9).
Keterbatasan ruang kelas ini, jelas Jujun, membuat pihaknya menempatkan satu rombel kelas VI di ruang kelas bekas gudang. SDN 4 Maja memiliki dua rombel kelas VI dengan jumlah total 67 siswa.
“Sebelumnya, ruangan itu untuk kegiatan olahraga tenis meja para siswa. Kami terpaksa, tidak ada ruangan lain untuk satu rombel kelas VI. Kondisi ini sudah terjadi sejak tahun ajaran baru kemarin (2016-2017),” tukas Jujun.
Untuk mengatasi persoalan ini, Jujun mengaku, pihaknya telah beberapa kali menyampaikan permohonan penambahan ruang kelas melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kecamatan Maja. “Sudah kami laporkan, tetapi belum ada penambahan ruang kelas,” tuturnya.
Keterbatasan fasilitas pendidikan ini membuat Empud, salah satu guru SDN 4 Maja, prihatin. Siswanya belajar di ruang kelas yang kondisinya memprihatinkan. Setiap hari, siswanya juga harus berdesak-desakan.
“Saya harap, sekolah kami dapat segera mendapatkan bantuan pembangunan ruangan kelas baru,” ujarnya.
Kepala Dindikbud Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi belum bisa dikonfirmasi soal kondisi di SDN 4 Maja. Telepon selulernya tidak aktif. (Ali-Mastur/Radar Banten)










