SERANG – Dewan Kerja Ranting Serang (DKR) Pramuka Kecamatan Serang, 15-18 Oktober, suskes menggelar kegiatan Camp of Scout Entrepreneurship (CSE) di Gedung Pramuka Serang, Cikulur, Kota Serang.
Ryan Fahmi, ketua panitia, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti dari berbagai peserta yang usia dan latar belakang berbeda. Para peserta CSE sangat antusias mengikuti setiap proses pembekalan dan praktik menjadi pengusaha. “Peserta yang hadir tidak hanya dari Provinsi Banten, tapi ada juga yang dari DKI Jakarta dan Karawang-Jawa Barat pun ikut serta dalam kegiatan ini. Peserta mencapai 60 orang,” katanya melalui siaran pers.
Pelatihan pramuka calon pengusaha ini bertemakan “Be’en Excellent Scout Preneur di Era MEA” dengan harapan, peserta dapat bersaing sehat dalam berwirausaha di era MEA tersebut. “Seperti yang melatarbelakangi adanya kegiatan ini, yakni kami ingin merubah pandangan masyarakat awam yang memandang kegiatan pramuka hanya kemping-kemping semata, hanya bisa semaphore (suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan), atau morse. Tapi bahwa kegiatan kempingnya pramuka juga dapat menghasilkan pramuka pengusaha yang sukses di masa depan,” terangnya.
Dalam acara pelatihan wirausaha menghadirkan trainer muda Dandy Kurniadi dan Ma’ruf Cahyadi selaku pemilik distro baju-baju pramuka dari Yogyakarta.
“Pada intinya, ketika kita ingin jadi pengusaha itu enggak harus punya modal. Kita juga bisa jadi pengusaha dengan tanpa modal, percaya diri dan mau berusaha keras. Sekarang zaman canggih. Kita bisa mengawalinya dari mulai menjualkan produk orang lain atau bekerjasama dengan orang-orang yang sudah memiliki produk,” kata Ma’ruf.
Sementara Dandy lebih menjelaskan bagaimana cara memasarkan produk lewat sosial media supaya booming. “Kita harus bisa memanfaatkan media sosial seperti Fecebook, WhatsApp dan lainnya sebagai media untuk mempromosikan produk kita. Tentu saja dengan ditambah dengan kata-kata yang menarik pembeli. Kalau perlu, konsumen kasih motivasi juga supaya berani melangkah untuk menjadi pengusaha muda mulai dari sekarang,” paparnya.
Salah satu peserta dari SMAN 4 Kota Serang, Aidil Syahrun Abdi, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Sebelumnya saya tidak berani untuk berwirausaha, karena takut gagal dan saya belum punya modal. Tapi setelah ikut CSE, saya diajarkan bagaimana menjadi pengusaha dengan modal dengkul. Akhirnya saya berniat ingin mempraktikan ilmu yang saya dapat dengan membuka Kepepet Shop. Insya Allah saya nanti akan menjual jam dinding lucu dan baju,” kata Aidil. (Ade F)











