SERANG – Pembahasan rencana perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten saat ini sudah sampai pada pembahasan panitia khusus di DPRD Provinsi Banten.
Gubernur Banten Rano Karno mengungkapkan, seiring dengan adanya perubahan SOTK tersebut, dipastikan akan ada promosi dan lelang jabatan untuk mengisi kursi jabatan organisasi pemerintah daerah yang baru.
“Perubahan SOTK kan sudah menjadi keharusan, pertanyaannya, siapa yang mengisi, tentu ASN (aparatur sipil negara). Oh pasti (promosi), mungkin ada promosi atau ada open bidding (lelang jabatan). Misalnya nanti Dishubkominfo nanti akan dipisah, menjadi Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informasi, Perhubungannya sudah ada, siapa nih yang akan mengisi Kominfo, nah itu yang harus dipikirkan,” ujarnya, Kamis (20/10).
Menurut Rano, dalam pengisian jabatan nanti harus dengan profesional. Artinya, penempatan pejabat yang sesuai dengan kompetensinya. “Kita harus profesional. Karena ke depan pelayanan publik akan simpel karena akan ada perpaduan dengan elektronik. Hanya tenaganya harus profesional,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pansus SOTK, Rano Alfath menjelaskan, pihaknya telah melakukan pembahasan khusus terkait rencana perubahan SOTK tersebut. “Sudah kita selesaikan hari ini. Nanti kita laporkan terlebih dahulu kepada pimpinan. Nanti setelah itu, hasil ini akan kita bawa ke Kemendagri untuk dilihat apakah sudah sesuai aturan atau belum,” ujarnya. (Bayu)











