SERANG – Hari ini Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi melakukan pertemuan dan berdialog dengan sejumlah ulama Provinsi Banten di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/11). Dalam pertemuan yang berlangsung beberapa jam tersebut, ulama dan Presiden Jokowi membahas tentang kondisi masyarakat saat ini.
Keberangkatan para ulama tersebut sendiri didampingi oleh Polda Banten. Karena itu, bersama ulama turut serta juga Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Menurut Kabid Humas Polda Banten, AKBP Zaenudin, pertemuan para ulama dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut berlangsung dari pukul 12.30 Wib hingga 15.30 Wib.

“Dalam pertemuan tersebut RI 1 ingin dapat masukan dari para kiyai dan alim ulama, karena itu, semua ulama yang hadir diberikan kesempatan untuk bicara,” ujar Zaenudin saat dihubungi Radar Banten Online melalui sambungan telepon seluler, Kamis (10/11).
Kesimpulan dari pertemuan tersebut, lanjut Zaenudin, Presiden Jokowi meminta kepada ulama untuk menebarkan kedamaian kepada masyarakat dan selalu mengajak agar masyarakat tidak mudah terpropokasi oleh isu-isu yang menyesatkan, kemudian menjaga umat agar patuh kepada hukum dan menjaga keutuhan NKRI.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi pun menyinggung terkait kasus Ahok yang menimbulkan reaksi besar publik tersebut. Kepada para ulama, Presiden Jokowi meminta agar kasus tersebut dipercayakan pada kepolisian. “Terkait kasus Ahok, percayakan kepada proses hukum yang sedang dilakukan oleh Polri. Mari kita kawal, dukung Polri untuk menuntaskan kasus tersebut secara adil, transparan dan bertanggung jawab,” pesan presiden yang diungkapkan Zaenudin.
Untuk diketahui, bersama Kapolda Banten hari ini para ulama, salah satunya adalah KH. Abuya Muhtadi Dimyati, mengunjungi istana negara. Informasi yang dihimpun, selain ulama di Banten, Presiden Jokowi pun melakukan pertemuan tersebut dengan ulama dari Jawa Barat. (Bayu)








