SERANG – Lima puluh personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Banten dikerahkan untuk mengamankan sebuah tas di permukiman warga Lontar, Kota Serang, yang diduga berisi bom, Sabtu (19/11) siang.
Dengan menggunakan alat pendeteksi bom, petugas berhasil mengamankan barang yang diduga berisi bom. Selama operasi, warga sekitar diminta untuk menjauhi lokasi. Setelah operasi selesai, ternyata tas tersebut berisi bahan peledak.
Kanit Satu Penjinak Bom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Banten AKP Muhamad Arifin mengatakan, operasi yang dilakukan anggotanya merupakan rangkaian simulasi penindakan penjinakan bom di permukiman warga. “Kegiatan ini untuk melatih para anggota dalam menjinakkan bom yang terjadi di pemukiman warga. Sebab kita tak tahu tiba-tiba ada laporan dari warga jika ada barang yang mencurigakan. Maka dari itu kami harus siap terjun ke TKP demi mengamankan warga,” jelasnya usai simulasi.
Arifin mengungkapkan kegiatan ini juga dalam rangka mengamankan Pilgub Banten 2017. (Ade F)










