• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Bisnis

Ini Jurus Pemerintah Tangkal Inflasi Bahan Pangan

Redaksi by Redaksi
Kamis, 26 Januari 2017 09:04
in Bisnis, Ekonomi, Featured
Ini Jurus Pemerintah Tangkal Inflasi Bahan Pangan

Jelang Imlek, di Pasar Atum, Surabaya, mulai marak penjual permen, manisan, dan makanan khas untuk merayakan tahun baru warga Tionghoa. (Frizal/Jawa Pos)

PEMERINTAH dan Bank Indonesia (BI) berupaya mengendalikan inflasi bahan pangan sebagai peredam imbas kenaikan harga BBM dan tarif tenaga listrik (TTL) 900 VA. Dampak inflasi kedua komponen yang nilainya dikendalikan pemerintah (administered prices) patut diwaspadai karena mengancam target inflasi 3-5 persen.

“BI bersama pemerintah akan berupaya menekan laju inflasi volatile foods menjadi 4-5 persen tahun ini. Hal itu dilakukan lewat penguatan infrastruktur logistik di daerah, khususnya pergudangan komoditas,” kata Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo di Jakarta kemarin (25/1), seperti dilansir JawaPos.com.

RelatedPosts

Satu Keluarga Satu Pengusaha Kota Serang

Pemkot Serang Buka Pelatihan Gratis untuk Cetak Wirausahawan Baru

Jumat, 25 September 2026 15:03
Serang Preneur Kota Serang

60 Warga Kota Serang Bakal Dapat Alat Usaha Gratis

Senin, 21 September 2026 18:37
rantai pasok UMKM Kota Serang

Pemkot Serang Petakan Kebutuhan Pasar UMKM

Senin, 21 September 2026 12:06
Permodalan usaha mantan narapidana Pandeglang

Bupati Pandeglang Dukung Permodalan Usaha bagi Mantan Narapidana

Minggu, 20 September 2026 07:07

Pemerintah sepakat membangun sistem data lalu lintas barang, khususnya komoditas pangan. Hal lain yang disepakati dalam rapat kemarin adalah penggunaan instrumen dan insentif fiskal untuk mendorong peran pemda dalam stabilisasi harga pangan.

Pemerintah juga akan mendorong diversifikasi konsumsi pangan, khususnya cabai dan bawang. Inovasi industri produk pangan olahan dan perbaikan pola tanam akan lebih diupayakan pemerintah.

Tahun lalu inflasi administered prices berkontribusi 0,21 persen dan volatile foods 5,92 persen serta inflasi inti 3,07 persen. Dengan beberapa langkah strategis yang dirumuskan tersebut, diharapkan inflasi volatile foods berada di angka 4-5 persen. Dengan begitu, sasaran inflasi 4 plus minus 1 persen (3-5 persen) dapat tercapai.

Agus menyatakan, inflasi di daerah lebih banyak didorong inflasi bahan pangan. Untuk itu, BI membuat pusat informasi harga pangan strategis (PIHPS) yang berisi pantauan 21 harga komoditas pangan strategis. Soal time frame penentuan kebijakan penyesuaian harga administered price, BI bersama pemerintah bakal menentukan waktu yang tepat agar dampak lanjutan dari kenaikan harga tersebut tidak terlalu menekan.

Di samping memperhatikan inflasi volatile foods, beberapa komitmen lain dari pemerintah, antara lain, mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas, mengendalikan tarif angkutan umum, serta memperkuat kelembagaan tim pengendali inflasi nasional.

Kemarin BI menetapkan sasaran inflasi dalam beberapa tahun ke depan. Jika tahun ini ditargetkan 3-5 persen, pada 2019 targetnya 2,5-4,5 persen serta pada 2020 dan 2021 adalah 2-4 persen. Tahun lalu capaian inflasi tahunan tercatat 3,02 persen dan pada 2015 mencapai 3,35 persen.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara menuturkan, pemerintah berupaya menjaga peng­gunaan APBN agar dipakai secara tepat. Namun, yang tak kalah penting adalah road map pemda dan penggunaan APBD yang mampu menata aliran dampak inflasi.

Jika dana transfer dari APBN ke APBD dipakai untuk membangun infrastruktur dengan tepat waktu, tingkat harga dipastikan lebih terjaga. Alasannya, harga bahan pangan bisa naik karena faktor cuaca, bencana, jumlah produksi, atau distribusi kurang merata. “Maka, distribusi dan sistem jual belinya ini yang harus diperhatikan,” jelasnya. (rin/c25/noe/JPG)

Tags: Inflasi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

2017, Mendikbud Fokus Perbaiki Sekolah Inpres

Next Post

Abuya Murtadlo: Keislaman Rano Karno Tidak Diragukan

Next Post
Abuya Murtadlo: Keislaman Rano Karno Tidak Diragukan

Abuya Murtadlo: Keislaman Rano Karno Tidak Diragukan

konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A

Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A Ditargetkan Rampung November 2026

Senin, 28 September 2026 14:28
Dua ASN Banten Dipecat, Tujuh Pegawai Kena Hukuman Disiplin

Dua ASN Banten Dipecat, Tujuh Pegawai Kena Hukuman Disiplin

Minggu, 27 September 2026 08:02
Proyek PT Wankai

Pemkot Cilegon Stop Proyek PT Wankai, Warga: Pemadatan Lahan Masih Berjalan

Senin, 28 September 2026 12:54
Pandeglang Berduka, Politisi Muda Demokrat Agus Bustomi Meninggal Dunia

Pandeglang Berduka, Politisi Muda Demokrat Agus Bustomi Meninggal Dunia

Senin, 28 September 2026 21:40
Pencairan GU Kelurahan Cilegon

Lurah di Cilegon Keluhkan Pencairan Dana Operasional

Minggu, 27 September 2026 18:37
Kawasan Industri Kabupaten Serang

Pemkab Serang Dorong Pembentukan Kawasan Industri

Minggu, 27 September 2026 19:02
2 ASN Dipecat dan 7 Lainnya Disanksi, Kepala BKD Banten: Pimpinan OPD Punya Tanggung Jawab

2 ASN Dipecat dan 7 Lainnya Disanksi, Kepala BKD Banten: Pimpinan OPD Punya Tanggung Jawab

Senin, 28 September 2026 11:18

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Belanja pegawai Tangsel

Dampak Pengangkatan PPPK, Belanja Pegawai Tangsel Naik Lewati Ketentuan 30 Persen

by Syaiful Adha
Selasa, 29 September 2026 06:10
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID -Alokasi belanja pegawai dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun Anggaran 2027 mencapai...

BKAD Tangsel

BKAD Tangsel Ungkap Pola Serapan Anggaran OPD Teknis: Rendah di Awal, Naik di Akhir Tahun

by Syaiful Adha
Selasa, 29 September 2026 06:02
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap pola realisasi anggaran pada sejumlah organisasi perangkat...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.