• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Bisnis

Tak Miliki Tenaga Ahli, Perusahaan Lokal Tidak Bisa Garap Proyek Daerah

Redaksi by Redaksi
Selasa, 7 Maret 2017 13:01
in Bisnis, Ekonomi, Featured
Safety

Ilustrasi/ Inet

SERANG – Perusahaan-perusahaan dalam bidang jasa konstruksi di Banten tidak bisa menggarap proyek-proyek konstruksi yang dicanangkan baik oleh Pemerintah Kabupaten/Kota maupun Pemerintah Provinsi Banten jika tidak memiliki tenaga ahli dan tenaga terampil konstruksi.

Untuk tahun ini, ada 3.600 proyek konstruksi baik di Pemerintah Kabupaten/Kota maupun Pemerintah Provinsi Banten. Sayangnya, seluruh proyek tersebut tidak bisa digarap oleh perusahaan lokal akibat kurangnya tenaga ahli dan tenaga terampil konstruksi tersebut.

RelatedPosts

rantai pasok UMKM Kota Serang

Pemkot Serang Petakan Kebutuhan Pasar UMKM

Senin, 21 September 2026 12:06
Permodalan usaha mantan narapidana Pandeglang

Bupati Pandeglang Dukung Permodalan Usaha bagi Mantan Narapidana

Minggu, 20 September 2026 07:07
pelatihan kerja Kabupaten Serang

Punya Skill Menjahit, 32 Warga Kabupaten Serang Dipersiapkan Masuk Dunia Kerja

Jumat, 18 September 2026 16:51
pengelolaan sampah Lebak

Amir Hamzah: Sampah Dikelola dengan Baik Hasilkan Nilai Ekonomi

Jumat, 18 September 2026 16:25

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Banten Hadi Suryadi menjelaskan, untuk memenangkan tender pengerjaan proyek, perusahaan diharuskan mempunyai satu tenaga ahli dan satu tenaga terampil untuk setiap paketnya.

“Jika perusahaan itu mau ikut tender 10 paket, berarti harus punya 10 tenaga ahli dan 10 tenaga terampil,” ujar Hadi kepada awak media di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Selasa (7/3).

Saat ini, berdasarkan data LPJK Provinsi Banten, hanya ada sekitar 600 tenaga kerja ahli dan tenaga kerja terampil yang dimiliki perusahaan jasa konstruksi di Banten. Angka tersebut jauh dari kebutuhan pemerintah dengan jumlah proyek yang mencapai 3.600 paket.

“Karena itu akan kita bantu agar pengusaha daerah bisa bersaing dengan melakukan pendidikan dan pelatihan serta sertifikasi tenaga kerja ahli dan tenaga kerja terampil,” ujar Hadi.

Sementara itu, Asda II Provinsi Banten Ino S Rawita menjelaskan, persaingan jasa konstruksi di pasar nasional dan internasional sangat ketat, daya saing menjadi hal yang perlu dimiliki oleh seluruh perusahaan jasa konstruksi di Banten.

“Daya saing akan terwujud jika adanya SDM konstruksi yang berkualitas dan berketerampilan. Untuk menciptakan SDM itu perlu ada pelatihan dan pendidikan yang digelar oleh LPJK,” ujar Ino.

Ino berharap para perusahaan mengikuti aturan yang telah berlaku dan mempunyai SDM yang memiliki daya saing dan berkualitas untuk menunjang pembangunan di Provinsi Banten.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah menuturkan, selain peningkatan SDM, hal lain yang perlu mendapatkan perhatian adalah pola pengawasan.

Menurut politisi PDIP ini, hasil pekerjaan konstruksi tidak hanya ditentukan oleh kualitas dan kapasitas perusahaan jasa konstruksi saja, namun juga pengawasannya.

“Saya yakin perencanaan mah bagus, tapi kalau pengawasannya tidak benar, pengawas dan pengusahanya kongkalikong gimana? Analoginya, sayur asem harus ada asem sama labunya,  kalau labunya dikurangi, sayur asemnya bakal kurang sedap. Begitu juga konstruksi, kalau pengawas dan pengusaha kongkalikong, lalu speknya dikurangi, hasilnya?” papar Asep. Karena itu menurutnya pengawasan perlu dilakukan. (Bayu)

Tags: LPJK Provinsi Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

LPJK Harap Pengusaha Daerah Dilibatkan dalam Pengerjaan Proyek Nasional

Next Post

Tukang Pangkas Rambut Tewas Gegerkan Warga Kelurahan Ciwaduk

Next Post

Tukang Pangkas Rambut Tewas Gegerkan Warga Kelurahan Ciwaduk

tukin asn banten dipotong

Efisiensi, Tukin ASN Pemprov Banten Dipotong Satu Bulan

Minggu, 20 September 2026 15:49
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06
anggaran seremonial Kota Serang

Pemkot Serang Alihkan Anggaran Seremonial untuk Infrastruktur

Minggu, 20 September 2026 13:27

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkot Tangsel dan Kantah Banten Inisiasikan SISGITA: Integrasikan Data Tanah dan Pajak Dipakai 58 Daerah

Pemkot Tangsel dan Kantah Banten Inisiasi SISGITA: Integrasikan Data Tanah dan Pajak Dipakai 58 Daerah

by Syaiful Adha
Senin, 21 September 2026 13:31
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kantor Pertanahan (Kantah) Provinsi Banten menginisiasi Sistem Integrasi Geospasial...

Ketahanan Pangan Desa Kareo

Berdayakan Masyarakat, Program Ketahanan Pangan di Desa Kareo Sukses Budidaya Kerbau dan Pertanian

by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 21 September 2026 13:19
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, mulai menunjukkan geliatnya. Sejak dibentuk kembali...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.