CILEGON – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon mengaku akan melakukan penyisiran terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalanan. Bukan hanya ODGJ saja, para gelandangan dan pengemis juga menjadi sasaran. Hal itu lebih dipertegas dengan maraknya isu penculikan anak.
Isu penculikan anak yang telah meresahkan masyarakat ini membuat warga lebih waspada. Tak jarang, warga justru mengincar ODGJ dan gelandangan yang dicurigai sebagai pelaku penculikan anak. Belum lama ini, di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Ciwandan Kota Cilegon, seorang pria tanpa identitas tewas dihakimi massa karena dicurigai sebagai salah satu komplotan penculik anak.
“Di Cilegon kan sudah memakan korban. ODGJ yang menjadi sasaran warga, padahal itu belum tentu pelaku penculikan. Jadi kita melihat hal ini, akan segera mengambil sikap agar tidak memakan korban jiwa lagi,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon Abadiah saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (24/3).
Namun demikian, ia menyatakan, pihaknya hanya sebagai pembuat program. Sedangkan yang aktif turun di lapangan adalah pihak Satpol PP.
“Kita akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan razia gelandangan dan ODGJ ini. Soalnya Dinsos hanya membuat programnya saja,” katanya. (Riko)









