SERANG – Kapolsek Walantaka AKP Atip Ruhyaman menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus pemukulan nenek yang diduga menculik anak di Kampung Nyapah, RT 05/02 Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.
“Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan-keterangan dari warga terkait pelaku yang memprovokasi warga saat melakukan pemukulan. Kami masih kesulitan untuk menentukan pelaku tersebut, yang mana korban dan mana yang pelakunya. Jadi saat ini masih tahap penyelidikan untuk mencari pelakunya,” ujarnya melalui pesan whatsapp, Rabu (28/3).
Atip menjelaskan pihaknya mengalami kesulitan saat meminta keterangan dari korban pemukulan. Sebab korban sulit diajak komunikasi. “Jadi kami sedang berusaha untuk mengumpulkan keterangan untuk menentukan siapa pelakunya. Sementara korban sudah dibawa Dinsos Kota dan informasinya sudah dirujuk ke RSUD Serang,” ujarnya.
Sementara terkait informasi ada keluarga yang mengaku untuk menjemputnya, pihak kepolisian mempersilahkan untuk menjemputnya. “Informasinya ada pihak keluarga yang akan menjemputnya. Kami tak tahu menahu soal penjemputan oleh pihak keluarga. Tapi jika pun ada, ya kami persilahkan untuk mengambilnya. Yang pasti saat ini kami sedang menyelidiki kasus nenek tersebut,” ujarnya.
Untuk diketahui Ihat (50), wanita tuna wisma kondisinya babak belur dihakimi massa di Kampung Nyapah, RT 05/02 Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa (21/3) malam. Ihat jadi korban pemukulan warga sekitar, karena masyarakat sekitar menduga Ihat merupakan penculik anak. Akiibat kejadian tersebut terpaksa ia mendapat perawatan di Puskesmas terdekat. (Ade F)









