SERANG – Demi menjalin sinergitas antar pengusaha di Kabupaten Serang, Bank bjb mendukung Pemerintah Kabupaten Serang dalam sektor UMKM melalui pertemuan langsung dengan 500 pengusaha di seluruh Kabupaten Serang.
Kepala Cabang Khusus bjb Banten, Sakti Ramadhani mengatakan, pertemuan yang digelar tersebut memang salah satu cara bjb dalam mendekatkan diri kepada para pengusaha dan unsur institusi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.
“Kita dukung penuh Pemda, karena bjb juga adalah milik Pemda. Dimana kami harus ikut andil dalam pengembangan UMKM dan pengusaha yang ada di Kabupaten Serang,” katanya saat diwawancarai sesuai acara pertemuan dengan pengusaha dan Pemkab Serang, di Ratu Hotel Bidakara, Kamis (30/3) malam.
Namun ironisnya, hingga saat ini banyak pengusaha di Kabupaten Serang yang masih belum paham terhadap produk yang ditawarkan oleh Bank bjb.
“Sebenarnya yang sudah pakai bjb dari 500 pengusaha di Kabupaten Serang, kurang lebih sudah 100 pengusaha. Maka dari itu kita imbau agar para pengusaha mau bergabung dengan bjb. Saya harapkan efeknya makin bagus, kita berikan harga spesial yang paling murah dari Bank lain. Yang kami ingin, kehadiran kita dirasakan oleh Pemda dan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyambut baik adanya jalinan silaturahmi tersebut. “Ini kegiatan yang sangat bagus, karena para pengusaha di Kabupaten Serang bisa duduk bersama, terutama dengan adanya acara ini, karena kami punya kepentingan untuk ikut andil dalam pembangunan Kabupaten Serang,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini Corporate Social Responsibility (CSR) yang belum masuk dalam pengurusan CSR di wilayah Kabupaten Serang, agar dapat bergabung.
“Kami ingin CSR saling bersinergi dalam pengurusan kepengelolaan CSR Kabupaten Serang, mungkin dari Pemda hanya mendukung kebutuhan di bidang industri, baik pendidikan, sarana, kesehatan, bahkan rutilahu (rumah tidak layak huni). Saat ini yang diperoleh bjb cukup banyak yakni mencapai Rp1,2-1,5 miliar,” katanya.
“Untuk kami, bjb sangat penting, karena Pemda salah satu pemilik dari bjb. Kita punya saham di sana dan pastinya semua profit yang ada di bjb merupakan deviden bagi Pemkab. Maka dari itu, kami imbau yang belum bergabung saat ini kami ajak, karena ini sangat punya kepentingan bagi kontribusi di Pemkab,” ungkapnya. (Wirda)








