CILEGON – Hobi burung berkicau merebak kesemua kalangan. Mulai dari pelosok daerah bahkan sampai ke jantung dan sudut perkotaan. Hobi ini pun tidak pandang usia dan status sosial. Camat Jombang, Kota Cilegon Agus Ariyadi salah satunya dari sekian pecinta burung berkicau di Kota Cilegon.
Dalam waktu dekat, Camat Jombang ini akan menghelat perlombaan burung berkicau pada Minggu 30 April tahun 2017 yang bertempat di Lapangan MBS Karang Tumaritis Park, tepatnya di Jalan Kranggot Jombang Wetan, Cilegon.
Latihan prestasi burung berkicau tingkat Kecamatan Jombang yang dibuka untuk masyarakat umum ini akan dibagi menjadi lima kelas terpisah. Kelas Camat, Tumaritis, Sekmat, Lurah, dan Kasi. Biaya untuk mendaftar ini pun cukup murah hanya mengeluarkan kocek mulai dari Rp. 30 ribu sampai Rp.150 ribu. Tergantung kelas yang dimasukinya masing-masing.
“Kelas Camat khusus untuk perlombaan burung Murai Batu dan Love Bird. Kalau kelas Kasi untuk burung Love Bird, Balibu, Colibri, Kenari Std Kecil, Pleci A-B, dan Pleci Wiksar, serta Jalak Suren. Kelas-kelas ini hanya nama saja, tapi semuanya untuk masyarakat umum,” ujar Camat Jombang Agus Ariyadi saat ditemui Radar Banten Online diruang kerjanya, Selasa (25/4).
Hingga saat ini Agus sendiri mengaku telah memiliki 20 ekor burung kicau dari berbagai jenis yang ia taruh dirumahnya. Hobinya ini telah melekat lebih dari 10 tahun silam. “Ibu (istri) dulu sempet protes sama hobi saya ini. Tapi lama-kelamaan ia juga akhirnya ikut seneng,” terangnya.
Dijelaskanya, perlombaan burung berkicau tingkat Kecamatan Jombang ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hut Kota Cilegon ke-18. “Kita ingin menampung hobi para pecinta burung dengan latpres ini. Hadiahnya kita siapkan trophy, piala, dan uang tunai. Ada yang sampai Rp.3 juta plus bonus Rp.1 juta,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)










