• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Karantina Banten Musnahkan Gulma Invasif dari Australia, Seberapa Berbahayanya?

Adam Fadillah by Adam Fadillah
Kamis, 23 April 2026 12:33
in Berita Utama, Cilegon
Karantina Banten Musnahkan Gulma Invasif dari Australia, Seberapa Berbahayanya?

Kepala Karantina Banten, Duma Sari, memusnahkan gulma invasif Asphodelus fistulosus hasil temuan pada komoditas gandum impor asal Australia di fasilitas insinerator Cilegon, Rabu 22 April 2026.

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina Banten) musnahkan gulma invasif jenis Asphodelus fistulosus yang ditemukan dalam komoditas impor gandum asal Australia.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah masuknya organisme berbahaya yang dapat mengancam sektor pertanian nasional.

RelatedPosts

Kapolri Suyudi Ario Seto

Kiprah Suyudi Berantas Kampung Narkoba hingga Tangkap Buron Internasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:58
Suyudi Ario Seto

Suyudi Jadi Kapolri, Rekam Jejak di BNN Ungkap Lebih dari 8 Ton Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:54
Walk Out Fraksi PDI Perjuangan DPRD Serang

Soal Walk Out saat Rapat Paripurna, Ini Kata Politisi PDI Perjuangan

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:33
Satgas Pengawasan Tambang Kabupaten Serang

Pemkab Serang Bentuk Satgas untuk Awasi Aktivitas Tambang

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:28

Pemusnahan dilakukan di fasilitas insinerator Karantina Banten di Cilegon pada Rabu 22 April 2026, menggunakan metode pembakaran bertekanan tinggi.

Gulma tersebut termasuk dalam kategori Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) golongan A1, yakni jenis yang belum terdapat di Indonesia dan berisiko tinggi.

Kepala Karantina Banten, Duma Sari menjelaskan, temuan gulma tersebut berasal dari hasil pemeriksaan ketat terhadap komoditas impor gandum yang masuk melalui Pelabuhan Cigading, Merak.

Dari total pemasukan gandum mencapai 27.000.230 kilogram, petugas menemukan kontaminan gulma dan material lainnya dengan berat sekitar 150 kilogram.

“Gulma Asphodelus fistulosus termasuk kategori OPTK A1 yang wajib dimusnahkan karena belum ada di Indonesia dan memiliki potensi penyebaran yang cepat serta berbahaya bagi ekosistem pertanian,” ujar Duma saat memimpin kegiatan.

Menurutnya, proses pemusnahan merupakan bagian dari tindakan karantina sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah masuk dan tersebarnya organisme pengganggu ke wilayah Indonesia.

Duma mengungkapkan, secara karakteristik gulma tersebut memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan dapat berkembang dengan cepat.

Kehadirannya berpotensi menimbulkan persaingan dengan tanaman budidaya dalam memperebutkan unsur hara, air, dan cahaya.

“Dampaknya tidak hanya menurunkan produktivitas pertanian, tetapi juga meningkatkan biaya pengendalian gulma bagi petani dan pemerintah. Selain itu, juga bisa mengganggu keseimbangan ekosistem dan menekan keanekaragaman hayati,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan OPTK juga berisiko menghambat perdagangan internasional.

Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi

Tags: asphodelus fistulosusbarantinCilegongandum imporgulma invasifkarantina bantenPelabuhan Cigading
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Universitas Esa Unggul Wisuda 1.343 Lulusan, Perkuat Posisi sebagai Perguruan Tinggi Bertaraf Global

Next Post

Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2026 Anjlok Rp 25.000 per Gram!

Next Post
Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2026 Anjlok Rp 25.000 per Gram!

Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2026 Anjlok Rp 25.000 per Gram!

Suyudi Ario Seto

Keluarga Besar Ibunda Suyudi Ario Seto Gelar Tasyakuran di Pandeglang

Kamis, 1 Oktober 2026 18:02
Kapolda Hengki

BREAKING NEWS! Kapolda Banten Diganti, Irjen Pol Hengki Jabat Kapolda Jawa Barat

Sabtu, 3 Oktober 2026 09:06
Suyudi Ario Seto gemar makan jojorong

Keluarga Komjen Suyudi Ungkap Kebiasaan Sang Jenderal Saat Berkunjung ke Rangkasbitung

Kamis, 1 Oktober 2026 14:25
Kapolda Banten Hendra Kurniawan

Kapolri Promosikan Brigjen Pol Hendra Kurniawan Sebagai Kapolda Banten

Sabtu, 3 Oktober 2026 11:43
Tol Serang-Panimbang

Wakil Bupati Pandeglang Nilai Pintu Tol Bojong Sebagai Pembuka Isolasi Ekonomi Banten Selatan

Jumat, 2 Oktober 2026 13:50
JLS Cilegon

Cegah Kecelakaan Berulang, Titik Putar Balik di JLS Cilegon Ditutup Permanen

Jumat, 2 Oktober 2026 16:50
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Kapolri

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Keluarga Besar di Rangkasbitung Gelar Syukuran

Kamis, 1 Oktober 2026 16:09

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kapolri Suyudi Ario Seto

Kiprah Suyudi Berantas Kampung Narkoba hingga Tangkap Buron Internasional

by Fahmi
Sabtu, 3 Oktober 2026 17:58
0

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kini kembali ke Markas Besar Polri setelah resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan...

Suyudi Ario Seto

Suyudi Jadi Kapolri, Rekam Jejak di BNN Ungkap Lebih dari 8 Ton Narkotika

by Fahmi
Sabtu, 3 Oktober 2026 17:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.