RANGKASBITUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak telah mendapatkan blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun, sampai kemarin pembuatan KTP-el di kantor tersebut belum normal. Soalnya, blangko KTP-el sebanyak 10 ribu lembar yang dikirim pusat diprioritaskan untuk pembuatan KTP-el warga yang sudah mengantongi surat keterangan (suket) pengganti KTP sejak November 2016.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Lebak Ujang Bahrudin mengatakan, blangko KTP-el yang dikirim dari pusat sebanyak 10 ribu lembar. “Pembuatan KTP-el di Disdukcapil belum normal karena blangko yang didistribusikan dari Kemendagri masih kurang,” kata Ujang Bahrudin kepada Radar Banten, kemarin.
Ujang menjelaskan, jumlah penduduk Kabupaten Lebak sebanyak 1.205.125 jiwa, jumlah wajib KTP sebanyak 893.019 orang, dan warga yang sudah memiliki KTP-el baru 851.113 orang. Sisanya menggunakan surat keterangan pengganti KTP-el yang berjumlah 33 ribu orang. “Masyarakat yang belum punya KTP-el sebanyak 41.906 orang.” terangnya.
Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) ini mengatakan, jika blangko KTP-el ini habis, Disdukcapil akan kembali meminta tambahan blangko kepada Kemendagri. “Masyarakat yang baru melakukan perekaman data penduduk di kecamatan pada 2017 diharapkan untuk bersabar karena pencetakan KTP-el dilakukan secara bertahap,” jelasnya.
Suhada, warga Muara Ciujung (MC) Timur, Kecamatan Rangkasbitung, mengaku baru melakukan perekaman data penduduk untuk pembuatan KTP-el. Namun, ia baru diberi suket pengganti KTP-el oleh petugas Disdukcapil.
“Saya kira pembuatan KTP-el sudah normal, tapi ternyata belum. Saya hanya dikasih suket,” ujarnya.
Suhada berharap, Kemendagri segera mendistribusikan blangko KTP-el untuk masyarakat Kabupaten Lebak. Tujuannya supaya pembuatan KTP-el berjalan normal dan masyarakat di daerah tidak dirugikan karena harus bolak-balik ke kantor Disdukcapil. “Semoga ke depan pelayanan pembuatan KTP-el berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya. (Mastur/Radar Banten)










