SERANG – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub-Divre Serang memastikan jelang bulan suci ramadhan pasokan pangan di Provinsi Banten masih tergolong cukup aman.
Pasalnya dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Dinas Perdagangan dann Perindustrian Kota Serang serta Bulog Sub Divre Serang, ke gudang Bulog terdapat bahan pangan diantaramya beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir dan minyak sayur masih aman untuk menghadapi bulan suci ramadhan.
“Beras kami masih ada 3.000 ton masih cukup hingga 2-3 bulan ke depan. Selain itu tahun ini kami juga akan lakukan operasi pasar yang berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana kami juga akan berkoordinasi dengan Disperindag untuk melakukan suply barang langsung ke para pedangan. Tahun ini kami tidak membuka operasi pasar di depan pasar namun kami langsung masuk ke dalam pasar mensuply barang ke pedagang kami antar,” Kata Kepala Bulog Sub Divre Serang Fanzuri Perbatasari, saat diwawancarai seusai sidak, di gudang Bulog, Minggu (21/5).
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, langkah baru terhadap operasi pasar yang dilakukan tersebut juga membantu para pedagang dalam memangkas biaya transportasi.
“Pedagangnya pun harus ada koordinasi dari disperindag karena khawatir dia menjual lebih dari itu, karena menurut Harga Eceran Tertinggi (HET) bawang putih kalau beli di Bulog Rp 37ribu, dan dijual Rp 38ribu, Gula Rp 12.500 dan Minyak sayur Rp 11.000,” katanya.
Menurutnya, mengenai waktu pelaksanaan operasi pasar, pihaknya sedang melaksanakan evaluasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Banten.
“Untuk waktunya segera kami siapkan, karena dari pantauan hari ini sudah terlihat peningkatan komoditi bawang putih sudah meningkat 29 persen,” ungkapnya. (Wirda Garizahaq/risawirda@gmail.com)










