SERANG – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1438 H / 2017 M ribuan warga mengikuti pawai kebhinekaan yang dimulai dari Stadion Maulana Yusuf Ciceri hingga Alun-alun Kota Serang, Rabu (24/5).
Ribuan warga memadati jalan protokol Kota Serang sekira pukul 14.30 WIB ini dengan menggunakan bendera merah putih dan atribut lainnya. Pawai yang didominasi anak muda ini menarik perhatian sejumlah pengendara yang melintas di jalan tersebut.
“Pawai kebangsaan yang tiada lain dan bukan menyambut bulan Ramadan dan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam III Siliwangi ke-71, Korem 064 Maulana Yusuf ke-51 dan Bank Jabar Banten (BJB) ke-56,” kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0602 Serang Letkol Inf Oki Andriansyah Adiwirya, di panggung Utama Pawai Kebhinekaan, Alun-alun Barat Kota Serang.
Oki juga mengajak masyarakat agar menjadikan ramadan sebagai bulan untuk meneguhkan rasa toleransi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kita menyambutnya dengan penuh kekeluargaan, dengan nilai-nilai toleransi,” katanya.
“NKRI bukan basa basi, NKRI harga mati. Kita bisa meningkatkan rasa empati kepada sesama kita. Dengan perbedaan ini akan menjadi bangsa yang menang,” ujarnya.
Wakil Walikota Serang Sulhi juga mengatakan, negara Indonesia sejak dahulu sudah harga mati berlandaskan UU 1945. Artinya, berbagai macam suku bangsa, daerah, bahasa yang bersatu dalam Indonesia. “Mudah-mudahan rasa kebangsaan ini terus tertanam. Karena cinta tanah air sebagian dari Iman,” katanya.
Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin, Kepala Kanwil Bank Jabar Banten wilayah IV, Deni, Ketua PCNU Kota Serang Matin Syarkowi dan sejumlah tamu undangan lainnya. (Wirda Garizahaq/risawirda@gmail.com)









