CILEGON – Sistem pembayaran tagihan air PDAM Cilegon Mandiri secara online telah berjalan dengan menggandeng Bank bjb. Namun penerapan program yang diresmikan pada 23 Mei 2017 lalu itu masih sepi diminati masyarakat.
Kabag Hublang PDAM-CM, Prilio Ristya mengakui masih banyak masyarakat pelanggan PDAM-CM yang lebih memilih membayar tagihan air secara langsung dari pada melalui online. “Belum tersosialisasikan dengan baik,” katanya saat ditemui Radar Banten Online di ruang kerjanya, Rabu (31/5).
Namun demikian, kata Prilio, bukan berarti pembayaran secara online tidak berjalan. Sebagian masyarakat sudah ada yang mencobanya. “Setiap harinya sudah ada satu dua orang yang bayar. Sekarang masih melalui teller Bank bjb, ke depan akan sudah melalui ATM dan Internet Banking. Memang secara operasional belum dibuka banget. Masih melihat trafik,” ujarnya.
Sebelumnya, Direktur PDAM Cilegon Mandiri, Encep Nurdin mengungkapkan hingga Mei 2017 ini tercatat pelanggan PDAM-CM di Kota Cilegon sekitar 15.700 rumah. Terhitung tunggakkan pembayaran air masyarakat mencapai sekitar Rp 300 juta.
“Pembayaran melalui online ini untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Target peningkatan efisiensi penagihan bulanannya setelah bekerja sama dengan bjb ini 94, 95, 96 persen lah,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









