CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Syaeful Bahri, kembali memimpin Panitia Seleksi (Pansel) Open Bidding BUMD Cilegon untuk posisi Direktur Keuangan dan SDM PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) serta Dewan Pengawas PDAM Cilegon Mandiri (CM).
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menugaskan Syaeful untuk memimpin seleksi dua jabatan strategis di bawah BUMD milik daerah tersebut.
Syaeful membenarkan penunjukan Pansel Open Bidding BUMD Cilegon saat berbincang dengan Radar Banten, Sabtu 18 Oktober 2025. Ia menyatakan, Pansel akan menggelar rapat pleno perdana pada Senin, 20 Oktober 2025 untuk membahas tahapan dan mekanisme seleksi.
“Saya dan tim Pansel siap bekerja profesional untuk memastikan proses Open Bidding BUMD Cilegon berjalan transparan,” ujar Syaeful.
Syaeful bukan orang baru di lingkungan seleksi jabatan publik. Sebelumnya, ia pernah memimpin Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau pejabat eselon II serta menjadi anggota Pansel di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri.
Dalam perjalanan kariernya, Syaeful juga pernah menghadapi gugatan dari salah satu pejabat eselon II yang mempersoalkan kompetensinya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, ia berhasil memenangkan gugatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya menang karena Allah menakdirkan saya berada di bidang ini. Saya berkomitmen menjalankan amanah dengan profesional,” kata Syaeful menegaskan.
Dikenal Kompeten dan Bersertifikat Nasional
Walikota Cilegon mempercayakan kembali jabatan Ketua Pansel kepada Syaeful karena rekam jejak dan kompetensinya. Ia merupakan doktor Manajemen Sumber Daya Manusia dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan memiliki sertifikat Human Capital Management, yang menjadi standar nasional dalam proses seleksi jabatan publik.
Selain itu, Syaeful juga memiliki sertifikat Master Trainer Level 6, sertifikasi langka yang hanya dimiliki oleh segelintir profesional di Indonesia.
“Tidak banyak yang tahu kalau saya juga memiliki sertifikat Master Trainer Level 6. Kompetensi ini memberi otoritas bagi saya untuk melatih lintas disiplin atau multi-tasking,” jelasnya.
Dengan pengalaman panjang dan kompetensi tersebut, Syaeful optimistis dapat menjalankan Pansel Open Bidding BUMD Cilegon secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Menjaga Profesionalisme Seleksi Jabatan BUMD Cilegon
Syaeful menegaskan, tim Pansel akan menjalankan proses seleksi sesuai ketentuan dan prinsip merit system. “Kami ingin memastikan rekrutmen pejabat BUMD di Cilegon benar-benar menghasilkan figur profesional yang mampu membawa kinerja perusahaan daerah lebih baik,” ujarnya.
Melalui kepemimpinan Syaeful, Pemkot Cilegon berharap proses Open Bidding BUMD Cilegon dapat memperkuat tata kelola dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap mekanisme seleksi pejabat di lingkungan BUMD.
Editor: Aas Arbi











