Akhyar (53) diduga tewas karena dianaiaya anaknya sendiri, Taufiq Hidayat (34). Korban ditemukan dalam kondisi sekarat di kediamannya di Jalan Kubis IV, Kelurahan Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Jumat (2/5).
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto menjelaskan, peristiwa bermula ketika tetangga curiga ada ceceran air terus keluar dari dalam kamar kontrakan Akhyar. Karena pintu rumah tak kunjung dibuka, tetangga kemudian memanggil pemilik kontrakan.
“Selanjutnya pemilik kontrakan memutuskan mengambil anak kuncil duplikat. Bersama warga, saksi mendapati korban sudah sekarat telentang di atas kursi sofa ruang tamu dan wajah banyak keluar darah,” beber Kapolres.
“Sedangkan anak korban ditemukan berada di kamar mandi kontrakannya,” tambah Fadli di Mapolsek Kelapa Dua. Mendapati Akhyar sekarat, warga mencoba menyelamatkan dengan membawa ke puskesmas terdekat. Namun sayang, nyawanya tak tertolong lagi. Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke polisi.
“Oleh tetangganya, korban yang sudah tewas kembali dibawa ke rumah kontrakannya,” ujarnya.
Sampai saat ini, Polres Tangerang Selatan dan Polsek Pamulang masih melakukan olah TKP. Petugas hingga kemarin masih mencari saksi-saksi terkait dugaam pembunuhan ini. Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yuriko masih mendalami motif dugaan pembunuhan ini. “Masih kami dalami,” ujarnya. (WAH/lamjo/yuz/JPG)








