SURABAYA – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Tedjo Edhy Purdijatnoan meminta kepada seluruh ketua DPW Partai Berkarya agar benar-benar siap menghadapi verifikasi, baik verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual.
“Waktunya sudah sangat pendek, seluruh ketua DPW harus benar-benar menyiapkan seluruh persyaratan verifikasi yang sudah ditentukan KPU,” kata Tedjo melalui siaran pers.
Poin-poin yang harus sudah clear, kata Tedjo, adalah kepengurusan mulai dari tingkat DPW, DPD sampai tingkat kecamatan atau DPC. Kemudian masalah sekretariat, seperti kantor, izin domisili, dan surat pemberitahuan ke Kantor Kesbangpol. “Yang paling penting adalah tabulasi anggota dan KTA, “ kata Tedjo pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hotel Singgasana, Surabaya, Senin (17/7). Rakornas dihadiri Sekretaris Dewan Pembina KH M Hasib Wahab Hasbullah, Ketua Umum DPP Neneng A Tutty SH, serta Sekjen DPP Badaruddin Andi Picunang.
Pada kesempatan rapat, Ketua Umum Partai Berkarya Neneng A Tutty mengingatkan bahwa ketentuan lolos verifikasi sesuai dengan ketentuan KPU, Partai Berkarya tingkat provinsi harus lolos 100%. Sementara untuk DPD wajib lolos 75%, dan DPC 50%. “Ini harus dicamkan benar,” kata Neneng. Neneng juga minta kepadaa seluruh jajaraan DPP harus terus memonitor progres di setiap DPW.
Rakornas khusus untuk Wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan Kalimantan meliputi 14 provinsi. Rakoarnas ini adalah untuk koordinasi dan konsolidasi DPW-DPW Partai Berkarya yang hadir dalam rangka persiapan menghadapi verifikasi yang akan dilaksanakan KPU pada Oktober men datang.
Pelaksanaan rakornas ini bertepatan dengan peringatan ulang tahun pertama Partai Berkarya tanggal 15 Juli, sekaligus ulang tahun ke-55 Ketua Dewan Pembina yang juga pendiri Partai Berkarya Hutomo Manda Putra.
Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten Helldy Agustian bersama Sekretaris Wilayah Al-Fauzi Salam dan Ketua DPD Kabupaten Tangerang H Aminoto hadir pada rakornas. Helldy memastikan bahwa pihaknya siap menjalani verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. (Aas Arbi)









