SERPONG – Keikutsertaan Kota Tangsel dalam memeriahkan Festival Indonesia di Hermitage Garden, Moscow, Russia ternyata tak sia-sia. Booth Kota Tangsel menjadi salah satu stan yang ramai dilirik pengunjung. Bahkan beberapa barang dan makanan yang dijual, habis tidak tersisa.
Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Tangsel Uus Kusnadi mengatakan, dalam even itu, stan Kota Tangsel tak hanya memperkenalkan budaya Tangsel. Tapi juga, even yang digelar setahun sekali ini digunakan sebagai ajang promosi usaha kecil menengah (UKM) di Kota Tangsel menembus pasar internasional.
”Kita bawa banyak produk ke even ini. Ada produk makanan, barang kerajinan sampai tanaman anggrek yang melambangkan Kota Tangsel. Dan semuanya ludes terjual, karena animo masyarakat Moscow sangat tinggi,” kata Uus kepada Radar Banten, Senin (7/8).
Dia menambahkan kebanyakan warga Russia tertarik dengan makanan yang dibawa oleh perwakilan Kota Tangsel.
”Kita bawa berbagai macam rendang, ada rendang suwir, rendang daging, rendang telur dan lainnya. Selain itu juga kita bawa nasi bebek yang memang terkenal di Tangsel. Itu juga habis terjual di hari pertama pembukaan stan tanggal 4 Agustus,” kata Uus lagi.
Kasi Promosi dan Usaha Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tilly Raycitra Widya mengatakan, hasil produk industry kecil menengah (IKM) binaan Disperindag Kota Tangsel juga mendapat perhatian. Di antaranya kerajinan tangan, seperti kipas, pakaian dan kain tenun.
”Kita bawa produk yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan penduduk Russia yang sudah disampaikan melalui KBRI dan Kementerian Dalam Negeri,” ungkapnya.
Tilly menjelaskan, even ini sangat penting, dalam pengenalan produk atau potensi daerah yang ada kepada masyarakat luas.
”Even ini sangat penting karena melalui even ini kita dapat mengidentifikasi peluang UKM Tangsel baik domestik maupun internasional. Dengan mengetahui peluang pasar maka kita dapat lebih spesifik dalam pembinaan dan pengembangan industri di Tangsel dengan harapan meningkatkan perekonomian Kota Tangsel,” jelasnya.
Dia berharap, Kota Tangsel mempunyai peran dalam memenuhi kebutuhan warga Russia. Hal itu tersampaikan melalui sesi business meeting antara Disperindag Tangsel dengan beberapa potensial buyer di Rusia.
”Hasilnya kami menemukan beberapa potensial buyer terhadap beberapa item yang dapat dipenuhi oleh IKM Tangsel. Selanjutnya Disperindag Tangsel akan mengevaluasi dan menjadikannya sebagai pedoman di dalam memberikan pembinaan dan pengembangan IKM di Kota Tangsel,” harapnya.
Duta Besar Indonesia untuk Russia, Wahid Supriyadi berharap potensi besar pasar Russia dapat dimanfaatkan oleh Indonesia. Tema Festival, yaitu ‘Visit Wonderful Indonesia-Enjoy its Diversity’ difokuskan pada potensi daerah-daerah Indonesia di bidang pariwisata. (mg-04/asp/RBG)








