slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Air Sungai Ciujung Berwarna Hitam dan Bau, Diduga Tercemar Limbah Industri

Aas Arbi by Aas Arbi
09-08-2017 18:26:38
in Berita Utama, Featured, Umum
Air Sungai Ciujung Berwarna Hitam dan Bau, Diduga Tercemar Limbah Industri

Kondisi air sungai Ciujung yang menghitam dan bau. Nelayan pun mengeluhkan kondisi tersebut.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Masyarakat dan nelayan Kampung Tengkurak, Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang keluhkan sungai Ciujung berwarna hitam dan berbau yang diduga buangan limbah dari beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Serang.

Sungai Ciujung ini berwarna hitam. Menimbulkan bau menyengat serupa comberan. Ketika Radar Banten Online mencoba menyentuh air sungai itu, memang tidak seperti air bersih pada umumnya. Bahkan warga pun pernah mengalami gatal-gatal setelah mandi di sungai gelap itu.

Baca Juga :

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Ciujung Kragilan, Ini Identitasnya

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Ciujung Kragilan, Ini Identitasnya

Dua Perusahaan di Tangerang Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan

Abrasi Sungai Ciujung Ancam Rumah Warga Pasirmelati

Air sungai yang menghitam dan bau pun membuat ikan menghilang. Sebelum sungai tercemar, ikan-ikan sangat banyak sekali ditemukan oleh nelayan seperti ikan lundu, kakap putih, udang dan lainnya. Namun saat ini sebaliknya, ikan sangat susah ditemui lantaran kondisi air yang diduga akibat pencemaran limbah industri.

Siman, Nelayan mengeluhkan air sungai ciujung yang menghitam sejak sebulan lalu. Ia pun tak berani mandi di sungai tersebut karena khawatir badannya gatal-gatal.

Bahkan mencuci baju, piring dan lainnya, warga setempat sudah tidak menggunakan air sungai tersebut. Padahal, sebelumnya warga memanfaatkan aliran air sungai tersebut untuk berbagai macam kebutuhan.

“Dulu mah cari ikan dapat 1 kintal. Sekarang, sudah nggak ada ikannya. Pada mati, ada yang ke laut juga,” terang Siman sambil memotong sebilah papan untuk memperbaiki perahunya, Rabu (9/8).

Yani, warga sekaligus nelayan Tengkurak menyayangkan perusahaan-perusahaan membuang limbah ke sungai Ciujung. Pasalnya, mata pencaharian 200 kepala keluarga ini sebagai nelayan sangat terganggu dan merasa dirugikan karena ikan tidak biaa bertahan hidup di tengah pencemaran sungai.

“Mau mandi aja susah. Apalagi cari ikan. Pengennya sih kaya dulu lagi, jernih dan banyak ikannya. Sejak ada limbah penghasilan mencari ikan juga berkurang, ” terang Yani, Rabu (9/8).

Hal itu dibenarkan oleh Aspari, seorang nelayan Tengkurak. Ia tak mencari ikan, malah bermain catur bersama nelayan lainnya, lantaran ia harus ke laut bila ingin memeroleh ikan.

“Di muara udah nggak ada, mati semua. Kami harus ke laut itu pun paling dapat 5 sampai 10 kg ikan, paling sehari 30 rebu. Nggak kaya dulu bisa dapat 200 sampai 300 rebu sehari. Turunnya berkali lipat, ” ucap Aspari.

Aspari mengatakan sudah memberitahukan keluhan masyarakat pada pemerintah. Bahkan pihak pemerintah pun pernah datang mengunjungi kondisi dan keadaan sungai ciujung yang terkenal pencemaran limbah puluhan tahun lamanya.

“Ini yang paling parah. Musim kemarau gini buangan limbah nggak bisa mengalir ke laut. Kalau hujan biasanya nggak terlalu parah. Kami mah warga kecil, nggak tau yang diomongin pemerintah. Yang jelas kami ingin sungai ciujung bisa dipakak mandi, jernih agar ikan bisa hidup, ” inginnya. (Antom Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).

Tags: pencemaran lingkunganSungai Ciujung
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Khoirul Umam Ditunjuk Jadi Pjs Ketua Umum Kadin Lebak

Next Post

158 Desa di Banten Masih Tertinggal

Related Posts

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Ciujung Kragilan, Ini Identitasnya
Berita Utama

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Ciujung Kragilan, Ini Identitasnya

by Fahmi
Rabu, 18 Maret 2026 20:22

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di Sungai Ciujung, Kampung Palembangan, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Senin...

Read moreDetails

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Ciujung Kragilan, Ini Identitasnya

Dua Perusahaan di Tangerang Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan

Abrasi Sungai Ciujung Ancam Rumah Warga Pasirmelati

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Ciujung

Luapan Sungai Ciujung Picu Longsor, Belasan Rumah Warga Cikulur Terdampak

Timbulkan Pencemaran Sungai Ciujung, PT Ciptapaperia Dihukum Denda Rp 1 Miliar

Pemilik Pengolahan Limbah Ayam di Sindangmulya Lebak Akui Usahanya Tidak Berizin

Diduga Lokasi Limbah Pengolahan Ayam di Desa Sindangmulya Tak Berizin

Bau Limbah Ayam Resahkan Warga Maja, DLH Lebak Siap Lakukan Pengecekan

Next Post
158 Desa di Banten Masih Tertinggal

158 Desa di Banten Masih Tertinggal

Pergub Belum Rampung, Program Berobat Gratis Belum Bisa Berjalan

Pergub Belum Rampung, Program Berobat Gratis Belum Bisa Berjalan

Bantu UMKM, Bupati Tatu Gandeng Jamkrida

Pemkab Serang Ingin Mobil Dinas dan Angkutan Umum Gunakan Gas Bukan Bensin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Libatkan IDI dan DWP, Belia Hasbi Serukan Gerakan Deteksi Dini Kanker 

Libatkan IDI dan DWP, Belia Hasbi Serukan Gerakan Deteksi Dini Kanker 

Selasa, 21 April 2026 14:03
Hari Kartini, Intan Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pembangunan Daerah

Hari Kartini, Intan Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pembangunan Daerah

Selasa, 21 April 2026 13:55
Tukin ASN Pemprov Banten Dipotong Jika Nunggak Pajak 

Tukin ASN Pemprov Banten Dipotong Jika Nunggak Pajak 

Selasa, 21 April 2026 13:50
Peringati Hari Kartini, Arfina Rustandi: Perempuan Harus Kuat dan Berdaya

Peringati Hari Kartini, Arfina Rustandi: Perempuan Harus Kuat dan Berdaya

Selasa, 21 April 2026 13:30
Fokus Infrastruktur Perbatasan, Budi Rustandi Genjot Perbaikan Jalan Rusak di Kota Serang

Fokus Infrastruktur Perbatasan, Budi Rustandi Genjot Perbaikan Jalan Rusak di Kota Serang

Selasa, 21 April 2026 13:25
Pemkot Serang Sediakan 10 Bus untuk Jemaah Haji Tahun 2026

Pemkot Serang Sediakan 10 Bus untuk Jemaah Haji Tahun 2026

Selasa, 21 April 2026 12:03
Libatkan IDI dan DWP, Belia Hasbi Serukan Gerakan Deteksi Dini Kanker 

Libatkan IDI dan DWP, Belia Hasbi Serukan Gerakan Deteksi Dini Kanker 

Selasa, 21 April 2026 14:03
Hari Kartini, Intan Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pembangunan Daerah

Hari Kartini, Intan Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pembangunan Daerah

Selasa, 21 April 2026 13:55
Tukin ASN Pemprov Banten Dipotong Jika Nunggak Pajak 

Tukin ASN Pemprov Banten Dipotong Jika Nunggak Pajak 

Selasa, 21 April 2026 13:50
Peringati Hari Kartini, Arfina Rustandi: Perempuan Harus Kuat dan Berdaya

Peringati Hari Kartini, Arfina Rustandi: Perempuan Harus Kuat dan Berdaya

Selasa, 21 April 2026 13:30
Fokus Infrastruktur Perbatasan, Budi Rustandi Genjot Perbaikan Jalan Rusak di Kota Serang

Fokus Infrastruktur Perbatasan, Budi Rustandi Genjot Perbaikan Jalan Rusak di Kota Serang

Selasa, 21 April 2026 13:25
Pemkot Serang Sediakan 10 Bus untuk Jemaah Haji Tahun 2026

Pemkot Serang Sediakan 10 Bus untuk Jemaah Haji Tahun 2026

Selasa, 21 April 2026 12:03

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Libatkan IDI dan DWP, Belia Hasbi Serukan Gerakan Deteksi Dini Kanker 

Libatkan IDI dan DWP, Belia Hasbi Serukan Gerakan Deteksi Dini Kanker 

by Nurabidin
Selasa, 21 April 2026 14:03

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Hari Kartini dimanfaatkan untuk memperkuat peran perempuan dalam menjaga kesehatan keluarga. Momentum Hari Kartini pun menjadi pengingat bahwa...

Hari Kartini, Intan Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pembangunan Daerah

Hari Kartini, Intan Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pembangunan Daerah

by Mulyadi
Selasa, 21 April 2026 13:55

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pada perayaan hari Kartini, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak