LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Rumah milik Munipa, warga warga di Kampung Pasirmelati, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, terancam longsor akibat abrasi bantaran Sungai Ciujung, Minggu, 8 Maret 2026.
Abrasi telah membuat bantaran Sungai Ciujung longsor dan mengancam rumah Munipa yang berdiri di bantaran Sungai Ciujung.
“Saya dengar suara retak dari area dapur sekitar jam 10 pagi. Saya langsung bilang ke anak, jangan ke dapur karena takut runtuh, dan benar kejadian longaor,” ujar Munipa saat ditemui di rumahnya.
Ia mengungkapkan, saat ini dirinya akan memindahkan barang-barang berharga miliknya. Akibat kejadian tersebut, dapur dan salah satu kamar rumahnya rusak parah.
Sejumlah perabotan rumah tangga seperti peralatan dapur dan pakaian juga hanyut terbawa arus sungai, karena dampak longsoran.
“Alat dapur, semuanya baju. Dapur juga hancur,” tuturnya.
Munipa bersama keluarganya kini mengungsi sementara ke rumah kerabat mereka, karena khawatir terjadi longsor susulan.
“Sementara saya ngungsi ke rumah saudara. Harapannya semoga cepat dapat bantuan,” ujarnya.
Warga lainnya, Aji, mengatakan bahwa longsor terjadi usai hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Lebak. Kondisi tanah yang labil juga menjadi sebab utama longsor.
“Tanahnya sudah labil karena dari semalam hujan terus dan air sungai juga besar, akhirnya longsor,” kata Aji.
Menurutnya, terdapat empat rumah warga yang terdampak longsor di lokasi tersebut. Namun, satu rumah mengalami kerusakan paling parah.
“Yang terdampak ada empat rumah. Yang paling parah rumah milik pak Rosidi dan bu Munipa. Sebagian dapurnya sudah runtuh terbawa arus,” jelasnya.
Editor: Agus Priwandono











