• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Kumuh dan Kotor, Kondisi Situs Tirtayasa Memprihatinkan

Aas Arbi by Aas Arbi
Minggu, 13 Agustus 2017 19:29
in Berita Utama, Sosial Budaya
Kumuh dan Kotor, Kondisi Situs Tirtayasa Memprihatinkan

SERANG – Situs Tirtayasa, Kampung Tirtayasa, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang kondisinya kurang terawat. Fasilitas di dalamnya pun hampir semuanya alami kerusakan parah seperti pagar, jalan, tempat penginapan, mushola dan lainnya. Sebagai Makam Pahlawan Nasional Sultan Ageng Tirtayasa, situs ini sangat kumuh dan memprihatinkan.

Di depan halaman Situs Tirtayasa, pengunjung akan dihadiahi tumpukan sampah berserakan dimana-mana. Pagar di sekelilingnya pun rusak, berkarat dan beberapa tiang pagar sudah roboh. Lalu, Radar Banten Online (RBO) mencoba masuk ke belakang museum, ada tempat penginapan yang digunakan pengunjung untuk bermalam usai ziarah. Sayang, tak terpakai. Seluruh atapnya roboh. Fasilitas penginapan yang miliki 4 kamar dan 1 kamar mandi ini pun tak terpakai dan sudah 2 tahun terbengkalai.

RelatedPosts

Tata Kelola Pemerintahan Banten

Di Hadapan KPK, Gubernur Banten: Tata Kelola yang Baik Harus Berdampak pada Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 07:20
Munas X IWAPI 2026, Tatyana Sentani Sutara Ditetapkan sebagai Calon Tunggal Ketua Umum

Munas X IWAPI 2026, Tatyana Sentani Sutara Ditetapkan sebagai Calon Tunggal Ketua Umum

Kamis, 29 Oktober 2026 20:27
Kinerja Komisi II DPRD Tangsel 2026

Komisi II DPRD Tangsel Gelar 17 Audiensi dan Delapan Kunjungan Pengawasan hingga Oktober 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 18:38
Pelebaran Jalan Raya SBM

DED Pelebaran Jalan Raya SBM Rampung, Pemkab Serang Segera Data Lahan Terdampak

Kamis, 29 Oktober 2026 18:32

Benar-benar tak menggambarkan situs peninggalan seorang tokoh yang mempertaruhkan hidupnya melawan dan mengusir kolonial Belanda yang pada saat itu sering berlaku curang memonopoli warga Banten dan suka mengadu domba.

RBO menemui Muhamad Jahidi Umar, seorang Pengelola Makam Pahlawan Nasional Sultan Ageng Tirtayasa. Usianya sudah sepuh. Di amben dekat warung warga, RBO duduk bersama Jahidi berbincang-bincang sambil menyeruput kopi luwak. Siang itu, terik matahari tak begitu menyengat lantaran sepoi angin berhembus membelai kulit langsat RBO juga Jahidi dan beberapa pengunjung di sekitarnya.

“Fasilitas begini kumuhnya bukan wewenang kami. Kami hanya ditugasi oleh Provinsi dan Kabupaten untuk menjalankan tugas, berkegiatan ziarah dan menjaga makam Sultan Ageng Tirtayasa ini,” ucap Jahidi, Minggu (13/8)

Ia ingin sekali memberikan fasilitas ternyaman untuk para peziarah yang datang, karena menurutnya bila pengunjung merasakan kenyamanan berwisata religi disini (Situs Tirtayasa-red) tentu akan mengharumkan nama Kabupaten Serang dan Provinsi Banten. Karena, kata Bapak yang sudah mengelola makam sejak 2004 ini, pengunjung datang bukan hanya dari Indonesia saja melainkan dari luar negri seperti Belanda, Prancis dan lainnya.

“Memang belum ada perhatian dari pemerintah, kami menyumbang ala kadarnya tidak seberapa untuk membangun beberapa fasilitas. Pembangunan pun sejak dulu ini hasil swadaya peziarah,” ujarnya.

Ketika wisatawan hendak masuk, akses untuk kendaraan roda empat pun terkendala jalan yang masih sempit, padahal banyak yang ingin masuk ke makam dan situs ini.

“Atap maushola juga bocor, kalau hujan murni bocor semua, gimana mau nyaman siang-malam juga bocor. Saya yang merasakan bertahun-tahun disini. Ini menyangkut kepentingan banyak orang kalau bocor kaya gini ngga nyaman,” tuturnya.

Bahkan pria yang mengaku menjaga makam secara turun temurun ini, ingin membangun fasilitas secara swadaya, karena menurutnya, pemerintah hanya berkata manis saja tidak pernah merealisasikannya. “Kemarin saat haul saja pemerintah (Pemkab Serang-red) akan segera membangun fasilitas ini. Sampai saat ini, belum juga ada buktinya. Ya mau gimana lagi, disini saya hanya menjalankan tugas, menjaga makam orang mulya meskipun kondisi kumuh seperti ini,” pungkasnya. (Anton Sutompul/[email protected]).

Tags: benda cagar budayaSitus tirtayasa
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

SMAN 1 Pontang Berhasil Wakili Banten Dalam Ajang LCC Nasional

Next Post

Warga Desa Aweh Peringati HUT RI Dengan Jalan Santai

Next Post
Warga Desa Aweh Peringati HUT RI Dengan Jalan Santai

Warga Desa Aweh Peringati HUT RI Dengan Jalan Santai

Penipuan Investasi arisan

Tipu Puluhan Korban, Tersangka Arisan Fiktif Rp 2,8 Miliar Ditahan Polda Banten

Kamis, 29 Oktober 2026 09:04
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
mantan kades merta menang gugatan atas pemkab lebak

PTUN Menangkan Gugatan Mantan Kades Kerta Rikci atas Bupati Lebak, Alkadri Akan Banding

Kamis, 29 Oktober 2026 12:27
Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 09:45
Dua pejabat Pandeglang pensiun

Bupati Pandeglang Dewi Setiani Lepas Dua Pejabat yang Memasuki Masa Pensiun

Kamis, 29 Oktober 2026 15:08
Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Pembangunan Makodim Tangsel

Pangdam Jaya Apresiasi Pemkot Tangsel Dukung Pembangunan Makodim

Rabu, 28 Oktober 2026 14:22

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Untirta dam PT KSI tanam 5000 bibit mangrove

Krakatau Sarana Infrastruktur & LPPM UNTIRTA Tanam 5.000 Bibit Mangrove, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan

by Eko Fajar
Jumat, 30 Oktober 2026 09:53
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Krakatau Steel Group melalui PT Krakatau Sarana Infrastruktur (PT KSI) bersama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan...

Brimob Banten

Penganiayaan Dua Anggota Brimob Banten, Lima Debt Collector Divonis 16 Bulan

by Fahmi
Jumat, 30 Oktober 2026 09:48
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengadilan Negeri (PN) Serang menjatuhkan vonis 1 tahun 4 bulan penjara kepada lima debt collector yang terlibat...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.