SERANG – Camat Jawilan sudah melaporkan rumah roboh milk Umdana (34) di Kampung Simpang Sari, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang pada Rabu (16/8) pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk segera ditindaklanjuti.
“Pendamping PKH langsung konfirmasi terkait rumah roboh.
Arahan dari Bupati segera membuat proposal untuk pembangunan,” ujar Camat Jawilan Agus Saefudin usai dijumpai di Kantornya, Jumat (18/8).
Kata dia, arahan dari Bupati akan segera dibangun bisa melalui sumber Baznaz, APBD Dinsos, Korpri atau CSR.
“Itu langsung Bupati yang mengarahkan mau sumber dananya dari mana karena Pemkab yang punya sumber. Karena seperti yang diketahui Pemkab sedang gencarnya lakukan pembangunan RTLH,” ujarnya.
Ia menjelaskan kewajiban dari Pemerintah Kecamatan hanya memasukan data base warga atau pemohon. Kemudian, kata dia, selain memasukan data base ketika kejadian pihaknya langsung merespon termasuk melaporkan salah satu rumah warganya roboh Selasa (15/8) lalu.
“Proposal dibuat oleh tim kecamatan seperti Kasi Kesos,
Pendamping PKH, termasuk TKSK,” tuturnya.
Di Kecamatan Jawilan sendiri Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) total 2.376. Paling banyak Desa Pagintungan berjumlah 369 rumah.
“Tahun ini cuma 8 dari Dinsos, 5 dari Baznas,1 dari Korpri,1 dari bjb 1. Paling berikutnya di Kampung Simpang Sari. Kalau sumber dananya, sekali lagi ibu (Bupati Ratu Tatu Chasanah-red) yang mendisposisikan,” ujarnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).











