CILEGON – Pemkot Cilegon melepas ratusan calon jamaah haji asal Kota Cilegon yang tergabung di dalam Kloter 57, Selasa (22/8). Saat pelepasan yang berlangsung di halaman DPRD Kota Cilegon ini Pemkot Cilegon berpesan agar jamaah haji menghindari tiga hal.
Rombongan keluarga dari calon jamaah haji mencoba memaksa masuk kedalam halaman DPRD Kota Cilegon yang siang ini telah dijaga ketat oleh puluhan Personel Polres Cilegon. Jalan Raya yang menghubungkan Cilegon-Merak itu ditutup sementara selama pelepasan calon jamaah haji.
Wakil Walikota Cilegon Edi Ariadi dalam sambutannya mengatakan kepada calon jamaah haji untuk selalu menjga kesehatannya guna persiapan puncak ibadah haji. Dijelaskanya pada puncak ibadah haji nanti sangat di butuhkan fisik yang ekstra. “Pemerintah Kota Cilegon akan terus melakukan peningkatan kualitas layanan bagi Jamaah haji,” ujarnya.
Pada kesempatan itu Pemkot Cilegon memberikan sedikit bekal kepada setiap jamaah haji kota Cilegon sebesar Rp. 300 ribu. Edi juga mengingatkan kepada para calon jamaah agar dalam beribadah haji menjauhi hal yang dapat mengurangi dan bahkan menghilangkan kamabruran haji. “Seperti rafats, fusuq dan jidal,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kota Cilegon, Drs. H. Mahmudi menjelaskan untuk Kloter 57 yang diberangkatkan pada hari ini akan bergabung dengan Calon Jamaah Haji asal Kota Tangerang. “Di Kloter 57 ada sebanyak 190 orang,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)











