CILEGON – Fungsi container kini sudah tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai wadah pengiriman barang melalui jalur laut dan darat saja. Usaha kekinian seperti cafe-cafe dan pedagang martabak yang menggunakan container ini tampak mulai marak di Kota Cilegon.
Peluang usaha yang mulai tumbuh ini tidak disia-siakan oleh Workshop Bangun Baja Trikora yang merupakan industri rumahan di Lingkungan Pintu Air, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.
Pemilik Workshop Bangun Baja Trikora, M Ibrohim Aswadi mengatakan untuk memiliki container yang sudah didesain dengan perlengkapan pendingin udara, pintu dan jendela ini warga perlu merogoh kocek mulai dari belasan sampai puluhan juta rupiah.
“Container ini hampir Rp 47 juta ada juga yang Rp 28 juta. Itu sudah lengkap dengan AC dan asesoris di dalamnya termasuk juga toilet. Bisa dijadikan home stay, kantor, warung dan galery. Kalau untuk gudang ada yang kisaran Rp 14 juta,” katanya, Jumat (25/8).
Kata dia, bahan baku yang digunakan terbuat dari lempengan baja. Ada yang masih dalam keadaan baik dan juga yang sudah tidak terpakai atau sisa-sisa industri. Di Workshopnya itu bukan hanya membuat container baru tapi juga dapat memperbaiki container lama yang telah rusak.
“Kebutuhan plat kita per bulan itu 35 ton sampai 75 ton. Bulan ini permintaan untuk container office saja ada 17. Kesulitannya kita masih di penyediaan bahan baku, karena juga kita menyediakan bak-bak sampah,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)











