CILEGON – Sebanyak 15 calo liar di Terminal Terpadu Merak (TTM) digelandang ke Mapolres Cilegon, Senin (28/8) malam. Operasi tindak premanisme di wilayah hukum Polres Cilegon ini digelar dalam rangka menjelang hari raya Idul Adha 1438 H.
Kapolsek Pulomerak Kompol Kamarul mengatakan kegiatan cipta kondisi dilaksanakan berdasarkan perintah Wakapolda Banten. Berdasarkan informasi masih banyak calo atau tindak premanisme di wilayah Terminal Terpadu Merak dan Pelabuhan Penyeberangan Merak yang meresahkan masyarakat khususnya para pengguna jasa angkutan.
“Calo liar di seputaran TTM ini sangat meresahkan penumpang karena kerap memaksa korbannya. Giat cipta kondisi ini untuk menciptakan situasi yang kondusif, dan memberi rasa aman bagi masyarakat,” katanya.
Selain mengamankan calo liar, sambung Kamarul, operasi juga menyasar pada penertiban angkutan umum atau kota yang parkir di bahu jalan yang mengganggu arus lalu lintas menuju arah Pelabuhan Merak. “Ada 58 personel gabungan yang mengikuti cipta kondisi ini. Dari Polsek Pulomerak, Polsek Puloampel, Polsek KSKP Merak, Dalmas Res Cilegon, Satreskrim dan Satintelkam,” ungkapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









