slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tuntut Reforma Agraria, Petani Geruduk Kantor Pemprov Banten

Redaksi by Redaksi
26-09-2017 13:02:41
in Berita Utama, Featured, Umum
Tuntut Reforma Agraria, Petani Geruduk Kantor Pemprov Banten

Sarnan (menggunakan peci dan jaket hitam) saat orasi di depan KP3B, Selasa (26/9)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Sejumlah mahasiswa dan petani di Provinsi Banten yang tergabung ke dalam Persatuan Rakyat Reforma Agraria Banten hari ini menggeruduk Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang. Para mahasiswa dan petani menuntut pemerintah untuk menjalankan reforma agraria dan konflik agraria di Banten.

Mahasiwa dan para petani tersebut merupakan perwakilan dari berbagai organisasi seperti Pergerakan Petani Banten (P2B), Serikat Petani Indonesia (SPI) Banten, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Banten, Federasi Serikat Buruh Karya Utama-Konfederasi Serikat Nasional (FSBKU-KSN), Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia (KPRI) Banten, Aliansi Mahasiswa Banten, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banten, LBH Rakyat Banten, Damar Leuit, BEM Banten, Saung Tani Institut, PRP Tangerang Raya, Solidaritas Pemuda Desa untuk Demokrasi (SPDD), Maping, dan Jarum.

Baca Juga :

Produksi Padi Banten Melonjak 250 Ribu Ton, Capai 1,80 Juta Ton Sepanjang 2025

Wali Kota Robinsar Dorong KTNA Jadi Garda Terdepan Wujudkan Kedaulatan Pangan di Banten

Distan Banten Dorong KTNA Perkuat Sinergi Tingkatkan Produksi Pertanian

Tingkatkan Produksi Tani, Distan Banten Bakal Sertifikasi 690 Penyuluh Tani Swadaya

Ketua Korda GMNI Banten David Solahudin menjelaskan, setidaknya ada enam hal yang dituntut mahasiswa dan petani. Keenamnya yaitu, laksanakan reforma agraria di Banten,  selesaikan konflik agraria di Banten, stop kriminilasisasi petani dan pejuang agraria Banten, stop perpanjangan HGU dan tinjau kembali HGU yang ada di Banten, lindungi lahan pertanian di Banten, dan berikan perlindungan dan pengakuan bagi semua organisasi tani di Banten.

David menjelaskan, reforma agraria adalah penataan ulang struktur kepemilikan, penguasaan,  pemanfaatan sumber-sumber agraria khususnya tanah untuk kepentingan petani, buruh tani,  dsn orang yang tak bertanah.

Reforma agraria semakin diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960. “Pemerintahan Jokowi-JK saat ini menempatkan reforma agraria sebagai prioritas. Dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional 2015-2019, pemerintah berjanji akan menjalankan reforma agraria seluas 9 juta hektar dengan rincian 4,5 juta hektar untuk legalisasi aset, dan 4,5 juta lainnya untuk retribusi,” ujar David di sela-sela aksi, Selasa (26/9).

Namun, lanjut David, setelah hampir tiga tahun pemerintah berjalan, reforma agraria belum berjalan secara sungguh-sungguh. Hal ini dibuktikan dengan konflik-konflik agraria yang masih terjadi di berbagai daerah termasuk di Banten.

Dari konflik agraria yang masih berlangsung, mengakibatkan ketimpangan penguasaan dan kepemilikan tanah di Banten semakin meluas dan meruncing.

Merujuk pada data Bada Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten pada tahun 2013,  penyusutuan luas lahan pertanian di Banten lima tahun terakhir cukup mengkhawatirkan yakni sebesar 0,14 persen pertahun atau sekitar 273 hektar se tahun atau lima hektar per minggu.

Penyusutan lahan pertanian diakibatkan oleh alihfungsi lahan dari pertanian menjadi industri atau bidang lain. “Semestinya Pemprov Banten menjalankan Perda Nomor 5/2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan,” ujar David.

Berkurangnya lahan pertanian pun berdampak pada berkurangnya jumlah petani. Dalam kurun waktu selama 10 tahun, keluarga petani berkurang sebanyak 254.527.

Dilanjutkan David, ketimpangan pun berakibat pada peningkatan angka kemiskinan dan penurunan nilai tukar petani di Provinsi Banten. Berdasarkan hasil survei sosial ekonomi nasional oleh BPS pada Maret 2017, angka kemiskinan di Banten mengalami kenaikan sebesar 17,3 ribu orang dari 657,74 orang. Dalam waktu berdekatan nilai tukar petani pun alami penurunan yang signifikan dari 106,57 pada Februari 2016 menjadi 99,83 pada Agustus 2017.

Karena paparannya itu lah, mahasiswa dan petani menuntut enam hal diatas kepada pemerintah pusat dan Provinsi Banten. “Setelah aksi ini, akan dilanjutkan di Jakarta, di Istana Negara, kami akan bergabung dengan petani dan mahasiswa lain di Indonesia. Malam ini kami berangkat ke Jakarta,” tutur David.

Salah satu petani, Sarnan, warga Desa Lamaran, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, mengungkapkan selama ini masyarakat menggantungkan nasibnya kepada lahan pertanian. Lahan yang dikelola petani masih bermasalah.

“Dulu, tanah kami dirampas sama Belanda, terus Jepang, terus Auri (ABRI,-red), tanah tidak dibalikin lagi, kami cuma punya hak pakai. Kalau Auri mau ambil harus kami serahin, namanya juga tentara kami nurut aja,” kata Sarnan.

Tanah seluas tiga hektar lebih tersebut merupakan lahan pertanian keluarga secara turun menurun. Dulu, tanah tersebut milik keluarganya. Status kepemilikan berganti setelah adanya perampasan seperti yang dijelaskan sebelumnya.

“Kita mau bangun rumah gak bisa, cuma bisa buat tani aja,” kata pria tua renta tersebut.

Dengan aksi tersebut. Sarnan pun berharap agar tanah keluarganya kembali menjadi milik keluarganya. Begitu juga tanah milik masyarakat lainnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)

Tags: Pertanian Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Akper Pemkab Serang Resmi Gabung ke Untirta

Next Post

Faktor Ekonomi dan Perselingkuhan Dominasi Pemicu Kasus Perceraian di Lebak

Related Posts

Produksi Padi Banten Melonjak 250 Ribu Ton, Capai 1,80 Juta Ton Sepanjang 2025
Uncategorized

Produksi Padi Banten Melonjak 250 Ribu Ton, Capai 1,80 Juta Ton Sepanjang 2025

by Yusuf Permana
Senin, 24 November 2025 19:46

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten kembali menegaskan diri sebagai salah satu lumbung padi nasional. Pada 2025, produksi padi di daerah ini...

Read moreDetails

Wali Kota Robinsar Dorong KTNA Jadi Garda Terdepan Wujudkan Kedaulatan Pangan di Banten

Distan Banten Dorong KTNA Perkuat Sinergi Tingkatkan Produksi Pertanian

Tingkatkan Produksi Tani, Distan Banten Bakal Sertifikasi 690 Penyuluh Tani Swadaya

Dinas Pertanian Banten Ungkap Penyebab Naiknya Harga Beras

Produksi Padi di Banten Naik 16 Persen

Wujudkan Swasembada Pangan, Distan Banten Optimalisasi Lahan Non Rawa

Lahan Semakin Sempit, Usaha Pertanian di Banten Alami Penurunan

Pemprov Banten Beri Bantuan 210 Traktor ke Ratusan Kelompok Petani

Hadapi El Nino 2023, Mentan Bersama Bupati Irna Tanam Padi di Sawah Cimanuk

Next Post
Faktor Ekonomi dan Perselingkuhan Dominasi Pemicu Kasus Perceraian di Lebak

Faktor Ekonomi dan Perselingkuhan Dominasi Pemicu Kasus Perceraian di Lebak

Pansus DPRD Banten Sampaikan Dua Raperda

Pansus DPRD Banten Sampaikan Dua Raperda

Pilkada Kota Serang, Sikap Politik Partai Hanura Plinplan

Pilkada Kota Serang, Sikap Politik Partai Hanura Plinplan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Dindik Lebak Dukung Pelaksanaan Vaksin Campak

Dindik Lebak Dukung Pelaksanaan Vaksin Campak

Jumat, 27 Maret 2026 09:55
Jadi Jalur Internasional Strategis, PKS Dorong Selat Sunda Jadi Sumber Baru Penerimaan Negara

Jadi Jalur Internasional Strategis, PKS Dorong Selat Sunda Jadi Sumber Baru Penerimaan Negara

Jumat, 27 Maret 2026 09:50
John Herdman Ingin Ciptakan Sejarah, Elkan Baggott Antusias Membela Merah Putih

John Herdman Ingin Ciptakan Sejarah, Elkan Baggott Antusias Membela Merah Putih

Jumat, 27 Maret 2026 08:02
Pasca Pembebasan Lahan, DPRD Minta Pembangunan Gedung SDN Inpres Cikeusal Segera Dilakukan

Pasca Pembebasan Lahan, DPRD Minta Pembangunan Gedung SDN Inpres Cikeusal Segera Dilakukan

Jumat, 27 Maret 2026 07:27
Pembangunan Gedung SDN Inpres Cikeusal Tunggu Revisi Desain Selesai

Pembangunan Gedung SDN Inpres Cikeusal Tunggu Revisi Desain Selesai

Jumat, 27 Maret 2026 07:21
Cara Menghilangkan Jerawat secara Alami dan Perawatan Harian, Simak Tipsnya

Cara Menghilangkan Jerawat secara Alami dan Perawatan Harian, Simak Tipsnya

Jumat, 27 Maret 2026 06:43
Dindik Lebak Dukung Pelaksanaan Vaksin Campak

Dindik Lebak Dukung Pelaksanaan Vaksin Campak

Jumat, 27 Maret 2026 09:55
Jadi Jalur Internasional Strategis, PKS Dorong Selat Sunda Jadi Sumber Baru Penerimaan Negara

Jadi Jalur Internasional Strategis, PKS Dorong Selat Sunda Jadi Sumber Baru Penerimaan Negara

Jumat, 27 Maret 2026 09:50
John Herdman Ingin Ciptakan Sejarah, Elkan Baggott Antusias Membela Merah Putih

John Herdman Ingin Ciptakan Sejarah, Elkan Baggott Antusias Membela Merah Putih

Jumat, 27 Maret 2026 08:02
Pasca Pembebasan Lahan, DPRD Minta Pembangunan Gedung SDN Inpres Cikeusal Segera Dilakukan

Pasca Pembebasan Lahan, DPRD Minta Pembangunan Gedung SDN Inpres Cikeusal Segera Dilakukan

Jumat, 27 Maret 2026 07:27
Pembangunan Gedung SDN Inpres Cikeusal Tunggu Revisi Desain Selesai

Pembangunan Gedung SDN Inpres Cikeusal Tunggu Revisi Desain Selesai

Jumat, 27 Maret 2026 07:21
Cara Menghilangkan Jerawat secara Alami dan Perawatan Harian, Simak Tipsnya

Cara Menghilangkan Jerawat secara Alami dan Perawatan Harian, Simak Tipsnya

Jumat, 27 Maret 2026 06:43

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Dindik Lebak Dukung Pelaksanaan Vaksin Campak

Dindik Lebak Dukung Pelaksanaan Vaksin Campak

by Nurabidin
Jumat, 27 Maret 2026 09:55

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Kepala Dinas Pendidikan Lebak, Doddy Irawan, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada sekolah di Lebak untuk turut menyukseskan...

Jadi Jalur Internasional Strategis, PKS Dorong Selat Sunda Jadi Sumber Baru Penerimaan Negara

Jadi Jalur Internasional Strategis, PKS Dorong Selat Sunda Jadi Sumber Baru Penerimaan Negara

by Yusuf Permana
Jumat, 27 Maret 2026 09:50

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jalur pelayaran Selat Sunda kini menjadi sorotan sebagai sumber baru penerimaan negara. Pengurus DPP PKS, Budi Prajogo,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak