• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Lahan Semakin Sempit, Usaha Pertanian di Banten Alami Penurunan

Rostinah by Rostinah
Selasa, 5 Desember 2023 18:01
in Berita Utama, Bisnis
0
Lahan Semakin Sempit, Usaha Pertanian di Banten Alami Penurunan

Lahan semakin sempit, usaha pertanian perorangan di Banten semakin sedikit.

0
SHARES
120
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten menyampaikan hasil Sensus Pertanian 2023 yang dimulai dari 1 Juni hingga 31 Juli 2023.

Salah satu hasilnya adalah usaha pertanian perorangan (UTP) di Banten mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Kepala BPS Provinsi Banten Faizal Anwar mengatakan, ada beberapa hal penyebab UTP di Banten mengalami penurunan.

“Pertama, mungkin karena adanya industrialisasi, maka lahan pertanian semakin sempit karena dialihkan untuk dunia industri,” ujar Faizal saat membacakan hasil ST2023 di kantor BPS Provinsi Banten, KP3B, Senin, 4 Desember 2023.

Selain itu, ia memperkirakan generasi muda kurang menyukai pertanian, sehingga petani yang ada saat ini adalah para orangtua.

Berdasarkan data yang diperoleh BPS, jumlah usaha pertanian hasil ST2023 ada sebanyak 609.567 unit. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2013 yang sebanyak 665.502 unit atau 8,40 persen.

Sementara, jumlah UTP ada sebanyak 609.226 unit, turun 8,43 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 665.330 unit. Namun untuk jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) sebanyak 209 unit, naik 115,46 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 97 unit.

Berbeda dengan yang lain, jumlah Usaha Pertanian Lainnya (UTL) justru mengalami peningkatan. Tahun 2023, ada sebanyak 132 unit atau naik 76,00 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 75 unit.

Diketahui, UTP mendominasi usaha pertanian di semua subsektor, di mana terbanyak terdapat di Subsektor Tanaman Pangan, yakni mencapai 423.914 unit usaha.

Sementara UPB terbanyak terdapat di Subsektor Peternakan, yakni mencapai 129 unit usaha. Adapun untuk UTL terbanyak terdapat di Subsektor Hortikultura, yakni mencapai 52 unit usaha.

Faizal mengatakan, Sensus Pertanian ke-7 ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Banten. Dalam kesempatan tersebut, BPS Banten menyebut, bahwa petugas lapangan ST2023 di Provinsi Banten ada sebanyak 5.407 orang, dengan skema pekerjaan dari pintu ke pintu.

“Sensus diselenggarakan sekurang-kurangnya dalam 10 tahun oleh BPS, meliputi penduduk, pertanian dan ekonomi,” ujarnya.

Faizal juga menyebut, bahwa Indonesia tidak hanya sendiri melakukan Sensus Pertanian. Sebab, ada 18 negara lain yang juga melakukan sensus tersebut.

Sensus ini, kata dia, berdasarkan rekomendasi food and agriculture organization (FAO) dan world programme for the census of agriculture (WCA).

Cakupan subsektor ST2023 ini terdiri dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan dan jasa pertanian. (*)

Reporter: Rostinah
Editor: Agung S Pambudi

Tags: Badan Pusat StatistikBantenBPSBPS Provinsi BantenFaizal AnwarPertanian Bantensensussensus pertanianST2023
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jelang Nataru, Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Kranggot Naik

Next Post

Dituduh Mencuri Motor, Pria Asal Balaraja Dirantai Warga

Next Post
Dituduh Mencuri Motor, Pria Asal Balaraja Dirantai Warga

Dituduh Mencuri Motor, Pria Asal Balaraja Dirantai Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Selama Kekeringan, Perumda Tirta Al-Bantani Salurkan 2 Juta Liter Air Beraih

Selama Kekeringan, Perumda Tirta Al-Bantani Salurkan 2 Juta Liter Air Beraih

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 22 Agustus 2026 14:54
0

Baznas Kabupaten Serang dan Perumda Tirta Al-Bantani saat mendistribusikan bantuan air bersih di Kecamatan Pontang.

Kekeringan Mengancam, Ini Strategi Pemkot Serang

Kekeringan Mengancam, Ini Strategi Pemkot Serang

by Nahrul Muhilmi
Sabtu, 22 Agustus 2026 14:44
0

Pemkot Serang saat membahas pengendalian inflasi dan ketahanan pangan Kota Serang. (Foto: Nahrul Muhilmi)

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.