slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Penderita Kanker Pita Suara Ini Buktikan Pentingnya JKN-KIS

Redaksi by Redaksi
28-09-2017 12:50:02
in Bisnis, Featured, Kombis
Penderita Kanker Pita Suara Ini Buktikan Pentingnya JKN-KIS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Ucapan syukur terus keluar dari mulut Siti Amalia (34). Warga Kaujon, Kota Serang, tersebut mengutarakan rasa syukur tersebut untuk dua hal. Pertama, kakaknya, Siti Aisah (37) bisa lepas dari maut setelah beberapa tahun menderita kanker pita suara. Satu hal lainnya yaitu keikutsertaanya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Lebih jelas Amalia menuturkan kaitan dua hal tersebut, yaitu kesembuhan kakaknya dan JKN-KIS. Didampingi sang kakak di kediamannya di Lontar Kidul, RT 3/3 Gang Pemuda, Kota Serang, Amalia menceritakan salah satu berkah terbesar yang pernah diterima keluarganya tersebut.

Baca Juga :

Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada

Gandeng Posbankum, BPJS Kesehatan Perkuat Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat

500 Peserta BPJS PBI Kota Serang Ajukan Reaktivasi, Diberi Waktu 3 Bulan

Pasca Lebaran, Wakil Bupati Intan Tinjau Pelayanan dan Fasilitas RS Insan Nusantara Rajeg

Tiga tahun lalu, tahun 2014, Aisah merasa gatal di area tenggorokannya. Gatal yang terjadi beberapa hari tersebut awalnya tidak terlalu dihiraukan oleh mantan guru taman kanak-kanak tersebut.

Hingga suatu waktu, Aisah menyadari ada keanehan. Selama beberapa bulan, perempuan kelahiran 25 Desember 1980 tersebut tidak terkena batuk dan pilek. Hanya gatal tenggorokan yang dirasakan Aisah.

Merasa terganggu dengan gatal di tenggorokannya, Aisah pun memutuskan untuk memeriksa kesehatannya ke dokter umum di sebuah klinik di Kota Serang. Hasilnya, dokter mendiagnosa Aisah terkena radang tenggorokan.

Memasuki tahun 2015, penyakit Aisah tak kunjung sembuh, malahan rasa sakit yang dirasa Aisah bertambah. Aisah mengalami kesulitan bernafas. Dadanya terasa sesak.

Saat itu, Amalia beserta keluarga, memutuskan untuk membawa Aisah untuk berobat ke Puskesmas Singandaru. Di sana, Aisah menjalani perawatan selama satu minggu.

“Tidak ada perubahan, sempat pulang ke rumah satu minggu, terus teteh dibawa ke rumah sakit DKT. Di sana teteh dirawat satu minggu,” tutur Amalia mengisahkan perjalanan yang dialami kakaknya, Rabu (27/9).

Sepekan menjalani perawatan di rumah sakit DKT, kondisi Aisah membaik. Keluarga pun membawanya ke rumah. Namun sepekan kemudian, kondisi Aisah kembali parah. Aisah pun dibawa ke Rumah Sakit Dr Drajat Prawiranegara, Kota Serang.

“Awalnya rawat jalan, sudah satu bulan, kondisi teteh makin parah. Dibawa lagi ke rumah sakit umum, langsung di ICU, sempet alami koma sehari,” ujar Amalia.

Sejak berobat di klinik, kemudian ke Puskesmas Singandaru, ke Rumah Sakit DKT, dan RS Dr Drajat Prawiranegara, penyakit Aisah belum ditemukan. Semuanya mendiagnosa terkena radang tenggorokan. Hingga akhirnya, keluarga disarankan untuk memeriksa Aisah ke poli tertentu.

“Kontrol di poli paru, terus THT, setelah tiga kali kontrol di poli THT, ketahuan ada benjolan,” ungkap Amalia.

Mengetahui adanya benjolan, Aisah pun dirujuk ke Rumah Sakit Cipto pada bulan Mei 2015. Di rumah sakit di Jakarta itulah diketahui jika Aisah menderita kanker pita suara.

“Di Rumah Sakit Cipto langsung dioperasi. Pertama dioperasi pembolongan di tenggorokan biar tidak sesak,” tutur Amalia.

Tidak ada kendala yang dihadapi keluarga. Amalia pun tidak menyangka, dengan menggunakan layanan JKN-KIS di BPJS Kesehatan, kakanya mendapatkan pelayanan seperti pasien umum.

Tidak ada kerumitan baik dari sisi administrasi maupun yang lainnya. Keluarga pun tidak mengeluarkan biaya sepeserpun untuk operasi. Semuanya ditanggung JKN-KIS BPJS Kesehatan.

Menurut Amalia, hal tersebut terjadi bukan pada operasi pembolongan saja  namun juga pada biopsi dan operasi besar serta sampai saat ini, cek rutin setiap tiga bulan sekali. Semuanya  gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Saat ini, meski Aisah tidak bisa bicara (akibat pita suaranya diangkat), kondisi kesehatan Aisah jauh lebih baik. Aisah sudah bisa kembali beraktivitas dengan baik.

“Kami berterima kasih dengan adanya program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS (Kesehatan), dengan adanya itu teteh bisa sembuh,” kata Amalia.

Dalam kesempatan itu, Amalia pun menuturkan, sebelum menggunakan layanan JKN-KIS,  biaya banyak dikeluarkan keluarganya selama pengobatan di klinik, puskesmas, hingga rumah sakit DKT. Saat menggunakan layanan JKN-KIS, khususnya di RS Cipto, keluarga hanya perlu mengeluarkan biaya ongkos menuju rumah sakit saja.

“Sebelumnya sudah habis banyak, jutaan,” katanya.

Dengan kejadian yang dialami kakak perempuannya, Amalia mengerti betapa pentingnya JKN-KIS. Menurutnya, iuran yang dikeluarkan setiap bulannya tidak seberapa jika dibandingkan dengan manfaat yang didapat saat mengalami sakit.

“Kalaupun selama terdaftar tidak mengalami sakit, iuran yang kita berikan membantu masyarakat lain yang menjadi peserta JKN-KIS yang sedang alami sakit. Namun apabila disaat kita mengalami perawatan karena sakit disaat itulah iuran peserta yang sehat membantu kita,” ujarnya.

Sama seperti Amalia, Aisah pun mengaku sangat bersyukur atas kemudahan yang dia dapat saat menjalani perawatan. Berkat JKN-KIS, proses pengobatannya selama ini tidak terkendala masalah biaya.

“Sekarang, saya merasa jauh lebih enak, sudah bisa gerak, alhamdulillah,” kata Aisah dengan gerakan mulut dan tangan yang diperjelas oleh Amalia.

Aisah pun berterima kasih kepada para peserta JKN-KIS lainnya. Menurutnya, para peserta yang selama ini membayar iuran ikut punya andil atas apa yang dialaminya selama ini. (ADVERTORIAL/BPJS KESEHATAN)

Tags: BPJS Kesehatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Honda Rilis New Honda Sonic 150R

Next Post

Pencapaian Realisasi Investasi Tergantung Kedisiplinan Pengusaha

Related Posts

Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada
Cilegon

Tujuh Tahun Ai Cuci Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Tanpa Kendala, Berharap Program Tetap Ada

by Redaksi
Selasa, 9 Juni 2026 12:02

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID - Ruang hemodialisis Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon ramai oleh pasien cuci darah. Tak sedikit diantaranya adalah peserta...

Read moreDetails

Gandeng Posbankum, BPJS Kesehatan Perkuat Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat

500 Peserta BPJS PBI Kota Serang Ajukan Reaktivasi, Diberi Waktu 3 Bulan

Pasca Lebaran, Wakil Bupati Intan Tinjau Pelayanan dan Fasilitas RS Insan Nusantara Rajeg

Alika Putri Ceritakan Kemudahan Berobat Menggunakan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik

BPJS Kesehatan Siapkan Kemudahan Layanan Selama Libur Lebaran 2026

Warga Waringinkurung Akui BPJS Kesehatan Permudah Akses Berobat

Ibu Rumah Tangga di Cilegon Sukses Jalani Operasi Infeksi Kulit Berkat BPJS Kesehatan

Dinas Sosial Minta 95 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Ajukan Reaktivasi PBI JKN

Next Post
Pencapaian Realisasi Investasi Tergantung Kedisiplinan Pengusaha

Pencapaian Realisasi Investasi Tergantung Kedisiplinan Pengusaha

Nunggak Pajak, Bangunan PT Pondok Kalimaya Putih Bakal Disegel

Nunggak Pajak, Bangunan PT Pondok Kalimaya Putih Bakal Disegel

Korupsi di Banten Telah Jadi Kebiasaan

Korupsi di Banten Telah Jadi Kebiasaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Dindikbud Banten Targetkan 10 Ribu Guru Kuasai Coding dan AI

Dindikbud Banten Targetkan 10 Ribu Guru Kuasai Coding dan AI

Jumat, 26 Juni 2026 14:10
Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Kota Tangerang

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Kota Tangerang

Jumat, 26 Juni 2026 13:46
Kelurahan Tigaraksa Siap Wakili Banten di Lomba Nasional

Kelurahan Tigaraksa Siap Wakili Banten di Lomba Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 13:39
Muharram Culture Fest 2026 Jadi Ruang Merawat Identitas Budaya Cilegon

Muharram Culture Fest 2026 Jadi Ruang Merawat Identitas Budaya Cilegon

Jumat, 26 Juni 2026 13:32
Air Sungai Cidikit Diduga Tercemar, DLH Lebak Ambil Sampel

Air Sungai Cidikit Diduga Tercemar, DLH Lebak Ambil Sampel

Jumat, 26 Juni 2026 13:23
Belum Masuk Desil DTSEN, Ini Cara Mengurusnya

Belum Masuk Desil DTSEN, Ini Cara Mengurusnya

Jumat, 26 Juni 2026 13:10
Dindikbud Banten Targetkan 10 Ribu Guru Kuasai Coding dan AI

Dindikbud Banten Targetkan 10 Ribu Guru Kuasai Coding dan AI

Jumat, 26 Juni 2026 14:10
Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Kota Tangerang

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Kota Tangerang

Jumat, 26 Juni 2026 13:46
Kelurahan Tigaraksa Siap Wakili Banten di Lomba Nasional

Kelurahan Tigaraksa Siap Wakili Banten di Lomba Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 13:39
Muharram Culture Fest 2026 Jadi Ruang Merawat Identitas Budaya Cilegon

Muharram Culture Fest 2026 Jadi Ruang Merawat Identitas Budaya Cilegon

Jumat, 26 Juni 2026 13:32
Air Sungai Cidikit Diduga Tercemar, DLH Lebak Ambil Sampel

Air Sungai Cidikit Diduga Tercemar, DLH Lebak Ambil Sampel

Jumat, 26 Juni 2026 13:23
Belum Masuk Desil DTSEN, Ini Cara Mengurusnya

Belum Masuk Desil DTSEN, Ini Cara Mengurusnya

Jumat, 26 Juni 2026 13:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Dindikbud Banten Targetkan 10 Ribu Guru Kuasai Coding dan AI

Dindikbud Banten Targetkan 10 Ribu Guru Kuasai Coding dan AI

by Syaiful Adha
Jumat, 26 Juni 2026 14:10

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menargetkan sebanyak 10 ribu guru di Provinsi Banten memiliki kemampuan...

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Kota Tangerang

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Kota Tangerang

by Syaiful Adha
Jumat, 26 Juni 2026 13:46

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Polres Metro Tangerang Kota masih menyelidiki kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modernland, Kota Tangerang....

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak