SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menanggapi terkait keputusan Desa Sukatani ikut serta Pilkades serentak tahun ini. Jauh sebelum warga beduyun-duyun mendatangi Kantor Puspemkab Serang, Senin (2/10) kemarin.
“Kalau ikut dalam aturan sekarang ada antara. Di sana pemilihannya ada yang mewakili, menurut saya akan ada masalah,” ujar politisi Golkar ini, di Kantor Puspemkab Serang, Kota Serang, Selasa (3/10).
Dikatakannya, sekarang yang menentukan komposisi sebagai tokoh belum tentu masyarakat mau menerima. Karena akan ada sebagian warga enggan menganggap tokoh. Hal ini, katanya, justru akan menimbulkan sebuah masalah.
“Menurut saya udah disamakan ikut Pilkades serentak. Masyarakat yang memilih nanti, siapa pun yang terpillih itu hasil masyarakat. Khawatir perwakilan, nanti Pemda yang bermasalah. Nuduh lah Pemda keberpihakan ke si A, ke si B,” tuturnya.
Sedangkan, dijelaskannya lagi, hal biasa dalam pertarungan Pilkades menang dan kalah, sudah pasti ada yang tidak puas. “Saya sudah memutuskan dari kemarin, itu (Desa Sukatani,-red) harus ikut Pilkades serentak, supaya tuntas selesai,” tandasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)









