TANGERANG – JHL Group kembali unjuk gigi dengan proyek pembangunan terbarunya bernama JHL Gallery Hotel. Letaknya bersebelahan dengan proyek JHL Solitaire.
JHL Gallery merupakan hotel butik yang menawarkan 260 kamar dengan konsep check-in yang berada di lantai atas. Selain itu JHL Gallery juga mengusung konsep desain dengan timeless, elegant serta iconic.
Ketiganya menjadi fokus perencanaan yang mengutamakan efisiensi dimana memperhatikan struktur, modulasi dan kemudahan pembangunan serta perawatan.
CEO JHL Group, Venny Hermawan mengatakan, ini adalah proyek ”mixious building” dimana terdapat butik hotel, showroom, barbeque and bar dan petshop. JHL Gallery dibangun menjadi satu tempat yang memiliki berbagai macam kebutuhan, nantinya juga akan ada ballroom dengan luas 1.300 meter persegi dan exhibition hall 2 lantai yang mencapai total luas sekitar 2.000 m2.
Ditambahkan, untuk nilai investasi proyek tersebut JHL Gallery memperkirakan mencapai nilai Rp400 miliar. Dan target pembangunan proyek tersebut rencananya akan rampung selambat-lambatnya dalam 18 bulan.
”Kami yakin proyek mixious building ini akan menjadi magnet tersendiri karena ada beberapa unit bisnis yang cukup menarik dengan konsep baru sehingga mampu memberikan suatu yang baru,” jelasnya dalam keterangan pers, Selasa (27/11).
Sementara itu, dengan adanya JHL Solitaire yang menjadi hotel bintang lima pertama serta JHL Gallery yang merupakan hotel butik pertama di kawasan Tangerang. JHL Group sangat yakin ini akan menjadi barometer yang cukup kuat untuk bersaing dengan hotel-hotel di sekitar Tangerang.
JHL Group bekerja sama dengan D’Varee Hotel International sebagai operator yang akan mengoperasikan bisnis perhotelan JHL Gallery maupun JHL Solitaire. D’Varee Hotel International merupakan manajemen hotel yang berasal dari Bangkok.
JHL Group sudah berkecimpung menggeluti bisnis properti sudah hampir 10 tahun, Selain bisnis hotel, JHL juga memiliki bisnis resort, furnitur, kuliner, dan otomotif. (Ade M/RBG)










