TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Meninggalkan warisan menjadi salah satu wujud kasih sayang terakhir dari orang tua. Warisan mencakup berbagai aset, baik benda berwujud maupun hak-hak tidak berwujud.
Bagi setiap orang, memahami hal ini termasuk penting untuk merencanakan masa depan keluarga yang lebih baik agar terhindar dari konflik.
Pengertian Warisan
Warisan adalah semua peninggalan harta atau kekayaan yang diberikan kepada keluarga atau ahli waris oleh seseorang setelah kematiannya.
Penentuan ahli waris didasarkan pada hubungan pernikahan, kerabat, saudara, serta hubungan darah. Warisan dapat berbentuk apa saja, baik aset bergerak maupun tidak bergerak.
Bahkan, utang yang belum terbayar lunas pun termasuk warisan. Ahli waris yang menerimanya memiliki tanggung jawab untuk memenuhi pembayarannya.
Pembagian atau pemisahan harta warisan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum maupun syariat agar lebih adil dan bijaksana.
Di Indonesia, hukum waris yang berlaku dilandaskan pada hukum waris agama, adat, dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Pentingnya Mengetahui Warisan
Pada dasarnya, mempunyai pengetahuan yang baik seputar warisan sangat penting, terlebih setelah kematian seseorang.
Hal itu karena dapat membantu dalam mencegah terjadinya konflik atau sengketa yang mungkin timbul di antara anggota keluarga.
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut berbagai jenis warisan terbaik yang bisa kamu tinggalkan nantinya. Agar tidak bingung, berikut ini adalah penjelasannya.
- Emas
Jenis warisan ini termasuk yang klasik dan umum ditinggalkan oleh orang tua pada zaman dahulu. Hingga sekarang pun, emas menjadi pilihan harta warisan yang ideal.
Bagaimana tidak, nilai emas tergolong stabil. Bahkan, cenderung meningkat dari waktu ke waktu meskipun di tengah perekonomian yang tidak stabil.
- Tabungan dan Deposito
Berikutnya, yaitu tabungan dan deposito. Instrumen keuangan ini dapat memberikan keuntungan relatif menjanjikan dengan jaminan risiko kerugian yang minim.
Tabungan memiliki likuiditas yang tinggi karena bisa diambil kapan pun. Lain halnya dengan deposito yang hanya dapat dicairkan sesuai jatuh tempo sesuai kesepakatan.
- Asuransi Jiwa
Jenis warisan juga dapat berupa uang pertanggungan dari asuransi jiwa. Ahli waris akan menerima manfaat tunai ini saat pemegang polis telah tutup usia.
Jadi, uang pertanggungan tersebut bisa digunakan untuk melanjutkan hidup. Asuransi jiwa membantu persiapan warisan menjadi jauh lebih singkat. Biaya yang dikeluarkan untuk membayar premi pun tidak banyak.
- Properti
Jenis warisan lainnya, yakni properti. Tidak sedikit yang memilih aset riil ini sebagai peninggalan karena nilainya terus bertumbuh setiap tahun.
Alhasil, berpotensi memberikan lebih banyak manfaat di masa depan. Namun, kamu perlu merencanakan pembagiannya secara adil demi mencegah konflik.
- Berbagai Produk Investasi
Selain emas, deposito, dan properti, pertimbangkan untuk menyiapkan berbagai produk investasi lainnya sebagai peninggalan di masa mendatang.
Beberapa yang patut menjadi opsi, yaitu saham, reksa dana, serta obligasi pemerintah karena berpotensi memberikan imbal hasil menguntungkan.
- Bisnis Jangka Panjang
Salah satu jenis warisan yang tidak kalah potensial adalah bisnis jangka panjang. Aset produktif ini memiliki nilai yang kuat, stabil, dan sifatnya berkelanjutan.
Bukan hanya tentang uang atau harta, warisan ini menyimpan filosofi mendalam terkait etika kerja dan reputasi (nama baik) pendirinya.
Kepemilikan bisnis nantinya secara otomatis akan berpindah kepada ahli waris. Namun, penting untuk memikirkan bagaimana hasil usaha dibagi merata agar tidak ada masalah.
Demikian pemaparan informasi mengenai pengertian hingga jenis warisan terbaik yang dapat dipersiapkan sejak usia muda.*
Editor : Krisna Widi Aria











