CILEGON – Meski harga terbilang stabil namun pasokan ikan di Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon kian menipis. Bahkan beberapa jenis ikan tertentu sudah sulit untuk ditemui atau mengalami kelangkaan.
Hal itu diungkapkan oleh Solihan seorang pedagang ikan yang membuka lapaknya di pasar terbesar di Kota Cilegon. Kata dia sedikitnya pasokan ikan lantaran sedang terjadinya cuaca buruk di perairan sehingga banyak nelayan yang tidak dapat melaut.
“Kata nelayan ombak lagi tinggi kemudian angin kencang. Sudah lebih dari sepekan ini ikan sedang sulit,” ujarnya saat ditemui sejumlah wartawan di Pasar Kranggot Cilegon, Selasa (5/12).
Namun demikian ia mengungkapkan masih ada beberapa jenis ikan yang masih diperjualbelikan olehnya. Salah satunya Bandeng karena nelayan membudidayakannya di air payau. Selain itu ikan laut jenis tongkol yang ia dapati dari nelayan Karang Antu masih terbilang banyak.
“Kalau harga semuanya tidak ada yang naik. Bandeng dan tongkol perkilonya masih 25 ribu (rupiah). Yang sudah susah ada itu ikan layang dan kembung. Padahal di bulan mulud ini banyak pembelinya, banyak yang nyari,” tuturnya.
Sementara itu, Kasi Stabilisasi Harga pada Disperindag Kota Cilegon Ihsan Hasibuan mengakui sedang terjadinya kelangkaan ikan laut. Ia menyebut itu wajar karena saat ini sedang terjadi cuaca buruk. “Otomatis karena cuaca buruk jadi nelayan tidak melaut. Bahkan perahu-perahu nelayan yang sedang sandar di pantai juga di beberapa pulau terkena ombak karena tinggginya ombak itu,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)










