SERANG – Empat unit mobil kebakaran dari Pemadam Kebakaran Kota Serang dan Kabupaten Serang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gudang rongsokan di Legok, Kota Serang, Jumat (15/12) malam.
Kapolsek Taktakan AKP Nasir Embing saat ditemui dilokasi kebakaran menuturkan, berdasarkan keterangan petugas keamanan dan warga sekitar, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30.
Isi gudang yang semuanya berbahan pelastik membuat api cepat membesar dan menyebar ke seluruh area gudang. “Untuk penyebab belum diketahui secara pasti, masih kita selidiki,” ujarnya kepada awak media.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun, api yang tanggung membesar membuat proses pemadaman memakan waktu lama sekitar dua jam. “Syukur api tidak sempat mengenai rumah warga sekitar,” ujarnya.
Ditanya terkait kerugian, Nasir pun mengaku belum mengetahuinya. Pemilik gudang belum menghitung kerugian apa yang dialaminya dari kebakaran tersebut.
Sementara itu, pemilik gudang, Sugianto menjelaskan, area seluas 2.000 meter tersebut sudah lama menjadi tempatnya mencari rezeki dari pengolahan limbah pelastik.
“Hanya pelastik, kesini dikumpulin, terus dileburkan, setelah itu dikirim ke Tangerang,” ujarnya di lokasi.
Menurut Sugianto, dirinya tidak ada dilokasi saat awal mula kebakaran. Pria berusia 59 tahun tersebut mengaku mengetahui musibah tersebut dari petugas keamanan.
“Tadi sekitar jam enam kurang saya ditelepon, katanya kebakaran, saya langsung ke sini dari rumah,” ujarnya.
Dijelaskan Sugianto, dirinya tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Namun sugianto menduga api berasal dari pembakaran sampah yang biasa dilakukan warga dekat dengan gudangnya tersebut.
Dalam waktu dekat, Sugianto sendiri tidak akan menggunakan lokasi tersebut sebagai lapak dan peleburan rongsokan pelastik. Dirinya akan pindah ke tempat lain. “Tempatnya sih masih nyari,” ujarnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)










