slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Polda Banten Dalami Dugaan Pungli Perekrutan TKS Setwan

Redaksi by Redaksi
04-01-2018 10:34:47
in Berita Utama, Hukum
Gedung DPRD Banten

Gedung DPRD Banten

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Polda Banten berjanji mendalami informasi terkait dugaan pungutan liar (pungli) perekrutan tenaga kerja sukarela (TKS) di Sekretariat DPRD (Setwan) Banten. Proses hukum akan diambil bila informasi itu tersebut terbukti benar.

Kabid Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Zaenudin mengaku, telah mendengar informasi terkait dugaan pungli dalam penerimaan TKS di Setwan Banten. “Kami sudah mendengarnya, kita akan dalami. Dugaan (pungli) ini harus ditanggapi dengan serius karena dapat meresahkan masyarakat,” kata Zaenudin, Rabu (3/1).

Baca Juga :

DPRD Banten Desak Evaluasi Sekolah yang Masih Pungut Iuran

Polda Banten Amankan 13 Sepeda Motor Hasil Curanmor, Berikut Plat Nomor dan Nomor Mesinnya

Polda Banten Sambut Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Wujud Kepercayaan Negara atas Kinerja Polri

Kasus Mafia Tanah Kota Serang Rp 24 Miliar, Polda Banten Bakal Tetapkan Tersangka

Zaenudin meminta masyarakat segera melaporkan bila menjadi korban dari praktik pungli dalam perekrutan TKS di Setwan Banten atau organisasi perangkat daerah (OPD) lain kepada Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). “Bukti-bukti itu kita butuhkan. Jika memang ada temuan, silakan lapor dan kita akan menindaknya dengan tegas,” ucap Zaenudin.

Zaenudin mengaku, informasi yang beredar, ada sejumlah oknum yang memanfaatkan situasi tersebut untuk memperoleh uang. “Kabar burung sudah kita dengar bahwa penerimaan TKS itu ada yang memungut bayaran sampai Rp 30 juta. Tapi, sampai sekarang kita belum mendapatkan buktinya,” kata Zaenudin.

Zaenudin mengingatkan warga yang mengikuti seleksi TKS di Setwan Banten agar dapat berkompetisi secara sehat. “Jangan mau percaya, nanti malah tertipu oleh oknum-oknum tersebut,” imbau Zaenudin.

TKS BELUM DAPAT SK

Sementara itu, hingga kemarin, para TKS di lingkungan kerja Setwan Banten belum menerima SK (surat keterangan) tugas yang baru, setelah mereka dipecat pada 31 Desember 2017. Nasib dan status kepegawaian pegawai non-ASN (aparatur sipil negara) itu menjadi tak jelas. Sebab, mereka belum menerima SK baru, namun tetap melaksanakan tugasnya sesuai SK tugas tahun 2017 yang sudah habis masa berlakunya. Buktinya, pada Selasa (2/1) pagi, sejumlah TKS masih terlihat bertugas melayani agenda rapat paripurna.

Seorang TKS Setwan yang minta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa pola pemberhentian atau pemecatan tersebut baru kali ini dilakukan. “Sebelum-sebelumnya kalau pun sudah habis masa tugasnya tanggal 31 Desember, tapi tidak pernah ada surat pemberhentian seperti tahun ini. Adanya surat kayak begini membuat gaduh kan,” katanya.

Sumber TKS itu kemudian mempertanyakan status kepegawaiannya. Sebab, hingga kemarin dirinya belum mendapat SK baru, namun tetap bekerja seperti biasa. Sumber tersebut merasa status kepegawaiannya tidak jelas.

“Aneh nih, enggak jelas ini bagaimana. Kita belum ada SPT (surat perintah tugas), tapi kita masih masuk kerja. Kalau dulu, tanggal 3 Januari kita sudah dapat SK baru,” katanya.

Dia mengaku takut jika tidak masuk kerja akan menjadi penilaian absensi dan dapat mempengaruhi penilaian rasionalisasi yang sedang dilakukan jajaran Setwan. “Takutnya kalau enggak masuk kerja, nanti dinilai. Malah jadi enggak diperpanjang (tugasnya). Jadi, kita bingung sendiri ini,” ujarnya.

Sumber TKS lainnya mengaku, belum mendapat info dari bagian umum Setwan terkait adanya pemberian SPT atau SK baru. Menurutnya, saat perpanjangan masa tugas pada tahun 2017, SK atau SPT baru sudah dikeluarkan pada 3 Januari.

Anggota Komisi I DPRD Banten Aries Halawani sependapat bahwa status kepegawaian TKS menjadi tidak jelas ketika mereka bekerja tanpa ada SK. Namun menurutnya, karena statusnya hanya TKS maka tidak menjadi kewajiban jika mereka tidak masuk kerja.

“Ya, namanya juga tenaga sukarela, jadi ya sukarela. Mau enggak masuk kerja juga ya enggak apa-apa, wong namanya sukarela. Apalagi enggak ada surat tugasnya, lebih enggak jelas lagi,” ujar Ketua Fraksi NasDem DPRD Banten itu.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler (ponsel), Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Provinsi Banten Furqon mengakui bahwa hingga kemarin pihaknya belum mengambil keputusan mengenai nasib para TKS. Sebab, saat ini sekretariat DPRD masih melakukan penilaian kinerja mereka.

“Memang sedang dievaluasi ya, ini kan kita evaluasi. Kita juga belum tahu (kapan keluar SK), nanti kan ada penilaian dari segi disiplin, kemudian kinerja, loyalitas, dan lain sebagainya, (penilaian) yang biasa saja. Pimpinan langsung ada penilaian juga, saya minta dari beberapa lah,” ujarnya.

Terkait kehadiran sejumlah TKS pada hari kerja pertama di 2018, menurut Furqon adalah atas permintaan para eselon IV di lingkungan sekretariat DPRD. Mereka diminta hadir lantaran ada kegiatan paripurna internal DPRD. Namun, Furqon menegaskan bahwa para TKS yang hadir tidak terikat apa pun dengan sekretariat DPRD Banten.

Menurutnya, mereka yang hadir tidak bisa disimpulkan telah mendapat perpanjangan kontrak. “Yang hadir ada kegiatan paripurna, mereka memang dibutuhkan di kegiatan tersebut. Jadi, keberadaan mereka hari ini (kemarin) pimpinan langsung, eselon IV-nya (yang meminta),” katanya.

Disinggung kapan keputusan mengenai nasib TKS akan diumumkan, Furqon mengaku bahwa itu sepenuhnya menjadi kewenangan Sekretaris DPRD (Sekwan) Banten EA Deni Hermawan. “Kita tunggu satu hingga dua hari ke depan. Evaluasi keseluruhan, itu (pengumuman perpanjangan kontrak) belum tahu, itu Pak Sekwan nanti,” tuturnya. (Merwanda-RBNN/RBG)

Tags: DPRD BantenPolda Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Beli Dua Mobil Golf, Pemprov Gelontorkan Rp 380 Juta

Next Post

Pendamping Vera Sisakan Tiga Nama

Related Posts

Sekretaris Komisi V DPRD Banten Rifky Hermiansyah saat reses di Kabupaten Pandeglang (Doc Rifky Hermiansyah)
Berita Utama

DPRD Banten Desak Evaluasi Sekolah yang Masih Pungut Iuran

by Yusuf Permana
Kamis, 2 Juli 2026 16:38

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Sejumlah SMA dan SMK swasta yang telah bergabung dalam Program Sekolah Gratis masih memungut iuran dari orang...

Read moreDetails

Polda Banten Amankan 13 Sepeda Motor Hasil Curanmor, Berikut Plat Nomor dan Nomor Mesinnya

Polda Banten Sambut Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Wujud Kepercayaan Negara atas Kinerja Polri

Kasus Mafia Tanah Kota Serang Rp 24 Miliar, Polda Banten Bakal Tetapkan Tersangka

Polda Banten Ringkus Dua DPO Kasus Curanmor, Penadah Ikut Ditangkap

Kapolresta Serang Kota Ikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 80 di Polda Banten

Dinilai Berhasil Menjaga Kamtibmas, Tokoh Pendiri Banten Apresiasi Polda Banten

Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Berkomitmen Tingkatkan Layanan

Bangun Rutilahu Hingga Lampui Target SPPG, Polda Banten Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Bagikan Gratis Bahan Kebutuhan Pokok

Next Post
Pendamping Vera Sisakan Tiga Nama

Pendamping Vera Sisakan Tiga Nama

Memenuhi Syarat, Perindo Lolos Verifikasi Faktual

Memenuhi Syarat, Perindo Lolos Verifikasi Faktual

Kesehatan Gratis Bagai Makan Buah Simalakama

Kesehatan Gratis Bagai Makan Buah Simalakama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 21:12
Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

Kamis, 2 Juli 2026 21:07
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Wawan Ikhwanudin

1.300 Hektare Lahan di Kawasan Industri Modern Cikande Masuk Lahan Baku Sawah

Kamis, 2 Juli 2026 21:00
Wagub Dimyati foto bersama dengan anak yatim. Foto : Nurandi

Baznas Banten Gelar Lebaran 1.000 Yatim dan Dhuafa

Kamis, 2 Juli 2026 20:41
Arus lalu lintas di Jalan Raya Anyer, tepatnya di kawasan Kerenceng, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mengalami kemacetan akibat proyek perbaikan jalan.

Pengguna Jalan Keluhkan Kemacetan Akibat Perbaikan Ruas Jalan Cilegon – Anyer

Kamis, 2 Juli 2026 20:36
Situasi kepulan asap di TPA Jatiwaringin, Kamis 2 Juli 2026 sore. Foto: Mulyadi

TPA Jatiwaringin Masih Berasap, Pengangkutan Sampah Jadi Tersendat

Kamis, 2 Juli 2026 20:29
Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 21:12
Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

Kamis, 2 Juli 2026 21:07
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Wawan Ikhwanudin

1.300 Hektare Lahan di Kawasan Industri Modern Cikande Masuk Lahan Baku Sawah

Kamis, 2 Juli 2026 21:00
Wagub Dimyati foto bersama dengan anak yatim. Foto : Nurandi

Baznas Banten Gelar Lebaran 1.000 Yatim dan Dhuafa

Kamis, 2 Juli 2026 20:41
Arus lalu lintas di Jalan Raya Anyer, tepatnya di kawasan Kerenceng, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mengalami kemacetan akibat proyek perbaikan jalan.

Pengguna Jalan Keluhkan Kemacetan Akibat Perbaikan Ruas Jalan Cilegon – Anyer

Kamis, 2 Juli 2026 20:36
Situasi kepulan asap di TPA Jatiwaringin, Kamis 2 Juli 2026 sore. Foto: Mulyadi

TPA Jatiwaringin Masih Berasap, Pengangkutan Sampah Jadi Tersendat

Kamis, 2 Juli 2026 20:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga sedang dilakukan pendataan oleh petugas sensus

Apa Itu Sensus Ekonomi 2026? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

by Syaiful Adha
Kamis, 2 Juli 2026 21:12

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menggelar Sensus Ekonomi 2026. Yakni sebuah pendataan nasional yang dilaksanakan setiap...

Salah seorang peserta BLK sedang melakukan pengelasan

BLK Kota Tangerang Buka Pelatihan Las Gratis, Peserta dapat Sertifikasi BNSP

by Syaiful Adha
Kamis, 2 Juli 2026 21:07

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang kembali membuka pelatihan kerja berbasis kompetensi teknik pengelasan (welding) secara...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak