slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kesehatan Gratis Bagai Makan Buah Simalakama

Redaksi by Redaksi
04-01-2018 13:02:05
in Berita Utama, Umum
Kesehatan Gratis Bagai Makan Buah Simalakama
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Pelaksanaan program kesehatan gratis hanya dengan menggunakan KTP yang menjadi andalan Gubernur Wahidin Halim dan Wagub Andika Hazrumy dipastikan bakal terganjal Instruksi Presiden. Menanggapi kondisi ini, Direktur Eksekutif Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Banten Ari Setiawan menilai jika pelaksanaan program ini akan seperti memakan buah simalakama bagi Gubernur. Di satu sisi harus menunaikan janji politik, tapi di sisi lain harus ikut dengan agenda strategis yang sudah diinstruksikan oleh pemerintah pusat.

Seperti diketahui, realisasi program kesehatan gratis menggunakan KTP bersinggungan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).  “Ini tentunya jadi simalakama untuk gubernur,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu (3/1).

Baca Juga :

Berkat Implementasi UHC, Sahabat Polisi Indonesia Apresiasi RSUD Cilegon

BPJS Kesehatan Dukung Skrining Riwayat Kesehatan Petugas Pemilu 2024

Hebat, Seluruh Warga Cilegon Terdaftar di BPJS Kesehatan

Wujudkan Transformasi Mutu Layanan JKN Melalui Kolaborasi BPJS Kesehatan

Menurutnya, jika tidak dilakukan ada dampak politik yang harus ditanggung. Gubernur-Wakil Gubernur bisa diberhentikan sementara atau total sebagaimana Pasal 68 Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. “Walaupun sebetulnya dalam agenda yang disusun oleh gubernur dan wakil gubernur dalam RPJMD-nya tidak di-mention secara tegas kebijakan layanan kesehatan gratis cukup dengan menggunakan KTP,” katanya.

Kata dia, impian Gubernur Wahidin Halim yang pernah ditawarkan atau disampaikan saat masa kampanye tentunya sebuah keinginan yang baik. “Karena hal tersebut disampaikan pada saat kampanye tentunya harus ditunaikan, direalisasikan melalui agenda kebijakan Provinsi Banten,” paparnya.

Namun tentunya, menurut Ari, dalam merealisasikan agenda tersebut gubernur harus hati-hati, meskipun memiliki kewenangan konkuren dalam melaksanakan urusan wajib di bidang kesehatan sebagaimana mandat Undang-Undang 23. “Jangan sampai agenda provinsi jadi kontra-produktif dengan agenda strategis nasional,” katanya.

Pria lulusan UIN SMH Banten itu mengatakan, di tingkat nasional sudah ada agenda strategis universal health coverage (UHC) dengan skema JKN, yang implementasinya harus tuntas sampai dengan level daerah tingkat II atau kabupaten/kota, yang mana dalam agenda strategis tersebut gubernur diintruksikan untuk mengawal pelaksanaannya sampai dengan tingkat kabupaten kota agar berjalan dengan baik. “Salah satu instruksinya dalam Inpres No 8 Tahun 2017 adalah memberikan alokasi anggaran untuk pelaksanaan program JKN,” katanya.

“Artinya dalam hal ini pelayanan kesehatan gratis, gubernur tidak memiliki keleluasaan untuk menyusun agenda baru, seperti kesehatan gratis dengan menggunakan KTP, tapi diharuskan untuk bersinergi dengan pemerintah pusat,” tambahnya.

Ia mengatakan, gubernur harus memastikan program JKN berjalan dengan baik di daerah, seperti memasitikan masih ada berapa penduduk miskin yang belum masuk program JKN Penerima Bantuan Iuran (PBI), dan berapa jumlah PBI yang tidak tepat sasaran? Jumlah tersebut yang kemudian harus dijamin oleh Pemda dalam hal ini Gubernur untuk bisa masuk program JKN PBI. “Ini bertujuan agar seluruh masyarakat Banten ter-cover jaminan kesehatannya,” katanya.

Tapi sebetulnya, kata dia, hal yang paling penting adalah bagaimana memastikan kualitas layanan yang diterima oleh masyarakat melalui program JKN ini. Karena faktanya masih banyak masyarakat yang kemudian memanfaatkan layanan kesehatan dengan menggunakan program JKN seperti di nomor duakan, padahal layanan kesehatan yang diakses tidak gratis, karena pada dasarnya semuanya dibayar baik oleh masyarakat secara mandiri atau melalui pemerintah. “Upaya seperti apa yang akan dilakukan oleh provinsi terhadap kasus seperti itu yang jamak dijumpai, jangan sampai program JKN atau program apa pun untuk kesehatan yang dikeluarakan pemerintah dipandang sinis dan minim dukungan dan kepercayaan dari masyarakat,” paparnya.

“Karena pada dasarnya yang diinginkan masyarakat adalah layanan kesehatan yang prima, bukan hanya sekadar gratis,” tambahnya.

Senada dikatakan Ari, Pemerhati Pelayanan Publik Muharam Al Bana mengatakan, program layanan kesehatan gratis melalui KTP sebaiknya cukup dengan memaksimalkan program JKN. Sebab pada dasarnya sama-sama ingin memberikan proteksi mendekatkan layanan kepada masyarakat saat ingin mendapatkan layanan kesehatan. “Tidak harus berusaha heroik dengan menawarkan program yang kemungkinan besar rumit dilakukan,” katanya.

Sebaiknya, kata dia, program tersebut harus ditinjau kembali karena khawatir akan terjadi tumpang tindih anggaran yang pada akhirnya menjadi tidak efisien. Menurutnya, alangkah lebih baik jika gubernur memaksimalkan peranannya dalam urusan ini sebagaimana yang diamanatkan dalam inpres tersebut. Dengan gubernur mampu menjamin seluruh masyarakat miskin mendapatkan layanan kesehatan dengan JKN, itu sudah sangat bagus. “Masyarakat akan mengapresiasi kinerja atau kontribusi gubernur dalam bidang kesehatan. Daripada harus membuat kebijakan yang kemudian akan menjadi kontra-produktif atau bahkan jadi temuan BPK,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Wahidin Halim dalam beberapa kesempatan kerap mengakui jika masih ada kendala dalam realisasi program kesehatan gratis menggunakan KTP. Menurutnya, masih butuh proses untuk merealisasikan program unggulan yang dijanjikan semasa kampanye di Pilkada 2017 tersebut. Pembenahan sistem dan akurasi data warga miskin, katanya, masih menjadi upaya pembenahan utama. Selain itu, persoalan data masih menjadi kendala. Sebab, ini berkaitan dengan teknsi pelaksanaan program agar tepat sasaran. “Memang kelemahan kita dalam soal data. Makanya harus kita validasi. Ada koordinasi, konsolidasi dan validasi soal data,” tandasnya. (Fauzan D/RBG)

Tags: berobat gratis
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Memenuhi Syarat, Perindo Lolos Verifikasi Faktual

Next Post

Hama Wereng Serang 10 Kecamatan

Related Posts

Berkat Implementasi UHC, Sahabat Polisi Indonesia Apresiasi RSUD Cilegon
Cilegon

Berkat Implementasi UHC, Sahabat Polisi Indonesia Apresiasi RSUD Cilegon

by Bayu Mulyana
Rabu, 23 Oktober 2024 16:50

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID - Sahabat Polisi Indonesia memberikan apresiasi kepada RSUD Kota Cilegon. Penghargaan diberikan Sahabat Polisi Indonesia berkat implementasi program Universal...

Read moreDetails

BPJS Kesehatan Dukung Skrining Riwayat Kesehatan Petugas Pemilu 2024

Hebat, Seluruh Warga Cilegon Terdaftar di BPJS Kesehatan

Wujudkan Transformasi Mutu Layanan JKN Melalui Kolaborasi BPJS Kesehatan

Pemprov Setuju Program Pengobatan Gratis Diintegrasikan JKN

Program Berobat Gratis Gunakan KTP-El Belum Jelas

Program Kesehatan Gratis Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan

Fraksi PDIP Pinta WH Integrasikan Program Pengobatan Gratis dengan BPJS Kesehatan

Pemprov Banten Lanjutkan Program Kesehatan Gratis

Berobat Gratis Tidak Terintegrasi Dengan BPJS

Next Post
Hama Wereng Serang 10 Kecamatan

Hama Wereng Serang 10 Kecamatan

Agar Proses Pendaftaran Lancar, KPU Lebak Gelar Simulasi

Agar Proses Pendaftaran Lancar, KPU Lebak Gelar Simulasi

Warga Miskin di Banten Bertambah, Dewan Pertanyakan Kerja Pemerintah

Warga Miskin di Banten Bertambah, Dewan Pertanyakan Kerja Pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Senin, 11 Mei 2026 08:31
Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Senin, 11 Mei 2026 08:10
Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Senin, 11 Mei 2026 08:06
Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Senin, 11 Mei 2026 08:04
71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

Senin, 11 Mei 2026 07:54
Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Senin, 11 Mei 2026 07:34
Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Senin, 11 Mei 2026 08:31
Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Senin, 11 Mei 2026 08:10
Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Senin, 11 Mei 2026 08:06
Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Senin, 11 Mei 2026 08:04
71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

Senin, 11 Mei 2026 07:54
Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Senin, 11 Mei 2026 07:34

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

by Syaiful Adha
Senin, 11 Mei 2026 08:31

RM dan barang bukti obat Tramadol dan dobel Y. (Foto: Polsek Pakuhaji)

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

by Andre Adisas Putra
Senin, 11 Mei 2026 08:10

SERANG - Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki mengungkapkan bahwa Polda Banten tidak antikritik. Hal itu dikatakannya saat...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak