CILEGON – Kampung keluarga berencana (KB) menjadi fokus utama Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon. Hal itu diungkapkan oleh Kepala DP3AKB Kota Cilegon Heni Anita Susila saat dihubungi Radar Banten Online melalui telepon selular, Minggu (14/1).
Heni mengatakan hingga saat ini sudah ada sembilan kampung KB yang ditetapkan di delapan kecamatan di Kota Cilegon. Ia berharap adanya kampung KB itu dapat membuat jumlah angka kelahiran yang ideal di Kota Cilegon. “Kampung KB menjadi fokus kita, tapi bukan berarti program yang lainnya diabaikan,” ujar Heni.
Ia menjelaskan lingkungan yang terpilih sebagai Kampung KB bukan berarti sebagai kampung yang warganya telah menjadi peserta KB terbaik. Namun lantaran masih rendahnya tingkat kesadaran untuk menjadi peserta KB dibandingkan lingkungan lainnya.
“Makanya akan diberdayakan masyarakatnya dengan diisi dengan kegiatan-kegiatan yang mendukung program kampung KB. Kampung KB telah ditetapkan di 2017 untuk tingkat kota dengan kriteria pasangan usia suburnya yang tidak terbanyak menjadi pserta KB, ” tuturnya.
Untuk memaksimalkan pencapaian membina warga di Kampung KB DP3AKB akan menggandeng peran serta organisasi kewanitaan lainnya di Kota Cilegon. “Kita akan terjun ke sembilan kampung itu pada tahun 2018 ini dengan menggandeng tim penggerak PKK Kota Cilegon,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)








