CILEGON – Tanjakan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon tepatnya sebelum persimpangan arah Mancak dan Krenceng ini patut diwaspadai oleh pengemudi kendaraan berat jenis truk, fuso dan tronton yang sedang melintas. Apalagi jika sedang membawa muatan.
Sebabnya, sudah beberapa kali terjadi kendaraan tidak kuat menanjak. Ada yang mundur hingga menabrak taman pembatas jalan bahkan juga ada yang pernah terperosok kejurang dengan kedalaman dari atas jalan mencapai lebih dari 5 meter.
Kamis (8/1), ditanjakan tersebut korbannya ialah truk tronton dengan nomor polisi B 9250 UIV. Akibat tidak kuat menanjak mobil tersebut hingga siang ini masih berada dilokasi dengan posisi melintang di ruas jalan sedangkan buntutnya naik diatas taman pembatas jalan.
Akibatnya ruas JLS dari arah PCI menuju Anyer yang masuk di wilayah Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil ini ditutup. Pengguna jalan hanya dapat menggunakan jalan dari satu lajur. Berbagi dengan yang dari berlawanan.
Warga sekitar, Jaelani mengatakan kejadian yang dialami truk tronton tersebut terjadi sekira pukul. 01.20 WIB pagi tadi. Beruntung saat itu jalan masih dalam keadaan sepi sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Sopir mobil tersebut tidak terluka namun enggan memberikan keterangan.
“Sudah diatas, tapi karena dari arah Mancak dan Krenceng ada kendaraan yang juga melintas jadi truk itu ngerem. Saat mau mulai bergerak lagi tidak kuat akhirnya mundur dan nabrak pembatas jalan itu,” ucapnya.
Ia memberi usulan seharusnya kendaraan dari arah Mancak dan Krencek berputar terlebih dahulu melalui JLS dan tidak menyeberang secara langsung agar kejadian tersebut tidak kembali terulang.
“Memang sebaiknya jalur dari Mancak dan Krenceng tidak boleh langsung. Ditutup, dan harus berputar. Jadi mobil besar yang sedang nanjak tidak harus berhenti dulu,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)











